Truk di Labusel Tabrak Belasan Warga gegara Rem Blong, 2 Tewas-13 Luka-luka

Truk di Labusel Tabrak Belasan Warga gegara Rem Blong, 2 Tewas-13 Luka-luka

Mhd Ilham Pradila - detikSumut
Minggu, 05 Jul 2026 20:42 WIB
Kecelakaan maut truk tronton tabrak warga di Labusel. (dok Humas Polres Labusel)
Foto: Kecelakaan maut truk tronton tabrak warga di Labusel. (dok Humas Polres Labusel)
Labusel -

Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Kota Pinang, Kecamatan Kota Pinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Satu truk tronton menabrak puluhan warga diduga dipicu rem blong. Akibatnya, dua orang meninggal dunia dan 13 lainnya luka-luka.

Pelaksana Sementara (Ps.) Kasubsi Penmas Polres Labuhanbatu Selatan mengatakan, kecelakaan tersebut terjadi pada Sabtu (4/7/2026) sekitar pukul 23.30 WIB. Truk tronton bermuatan barang kelontong melaju dari arah Medan menuju Pekanbaru.

"Kejadiannya tadi malam sekitar pukul 23.30 WIB. Truk melintas dari arah Medan menuju Pekanbaru," ujarnya kepada detikSumut, Minggu (5/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setibanya di lokasi kejadian, truk tersebut diduga mengalami rem blong sehingga menabrak sejumlah kendaraan yang berada di depannya.

"Rem truk blong. Muatannya berupa barang kelontong. Ada sekitar 12 kendaraan yang terlibat, terdiri atas 2 unit mobil, 3 unit becak bermotor, dan 7 unit sepeda motor," ungkapnya kepada detikSumut.

ADVERTISEMENT

Akibat peristiwa tersebut, sebanyak 15 orang menjadi korban. Dua orang meninggal dunia, sedangkan 13 orang lainnya mengalami luka-luka dan menjalani perawatan intensif di rumah sakit setempat.

"Satu orang meninggal di tempat kejadian, sedangkan satu orang lainnya meninggal dunia di rumah sakit. Sementara itu, 13 orang lainnya mengalami luka-luka dan dirawat di rumah sakit," katanya.

Ia mengatakan, para korban terdiri atas pengguna jalan, pedagang di sekitar lokasi, serta pembeli yang sedang berada di kawasan tersebut.

"Korban terdiri atas pedagang sekitar, pembeli, maupun pengguna jalan," ucapnya.

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut.




(nkm/nkm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads