Pria Ini Nekat Hancurkan Rumah Pakai Ekskavator karena Tak Terima Diceraikan

Pria Ini Nekat Hancurkan Rumah Pakai Ekskavator karena Tak Terima Diceraikan

Sekar Aqillah Indraswari - detikSumut
Rabu, 10 Jun 2026 06:31 WIB
Rumah yang dihancurkan dengan ekskavator
Foto: via Oddity Central
Medan -

Rumah yang dihancurkan dengan ekskavator. Foto: via Oddity CentralPria bernama Eric Pierwsza (48) nekat menghancurkan rumahnya dengan ekskavator yang disewanya. Eric melakukan aksi tersebut karena tak terima diceraikan oleh istrinya.

Dikutip detikProperti dari Oddity Central peristiwa itu terjadi di Pennsylvania, Amerika Serikat. Kejadian bermula saat Eric dikejutkan oleh istrinya yang mengajukan gugatan cerai.

Saat itu Eric baru tiba di rumah setelah Eric pulang dari pesta dan terpengaruh alkohol. Ia yang mendengar istrinya ingin pisah, langsung mengancam akan menghancurkan rumah dua lantai mereka.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jika ini berakhir, aku akan merobohkan rumah ini," kata Eric.

ADVERTISEMENT

Istrinya tidak menyangka jika ucapan tersebut serius. Sampai ia mendengar suara berisik dari luar yang ternyata berasal dari ekskavator yang mulai menghancurkan belakang bangunan.

Jika dilihat dari foto, bagian rumah yang rusak adalah atap dan dinding. Kebetulan bentuk atap rumah mereka agak rendah sehingga dengan ekskavator masih bisa dicapai.

Pada saat kejadian, keduanya belum pisah rumah. Istri dan kedua putrinya masih berada di dalam. Mereka langsung melapor ke panggilan darurat 911.

Saat polisi datang, Eric sudah berhenti menghancurkan rumah. Istri dan kedua anaknya ditemukan aman tanpa terluka. Sementara Eric kabur. Istrinya mengatakan suaminya sempat masuk ke rumah setelah 'mengamuk' untuk mengambil tas olahraga. Ia tidak tahu setelah itu pergi ke mana.

Polisi menemukan Eric di luar kota dan langsung ditahan. Ia terancam beberapa tuntutan hukum, mulai dari menyebabkan bencana, membahayakan keselamatan orang lain, dan perilaku tidak tertib.

Sementara itu, kerusakan yang dibuat oleh Eric pada bagian belakang rumah cukup parah. Para penyelidik mengatakan kepada wartawan, kerusakan strukturalnya sangat parah sehingga seluruh bangunan perlu dihancurkan karena alasan keselamatan.




(astj/astj)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads