Seiring bertambahnya usia, kondisi bangunan rumah bakal makin menurun dan terlihat usang. Oleh karena itu, pemilik rumah perlu melakukan perawatan, salah satunya dengan renovasi.
Kalau ditemukan kerusakan yang sudah cukup parah, sebaiknya segera dilakukan renovasi. Langkah ini penting untuk mencegah kerusakan semakin meluas dan berdampak lebih serius di kemudian hari.
Lantas, apa tanda-tanda rumah butuh renovasi? Dilansir detikProperti dari Architecture Beast, berikut penjelasan lengkapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
5 Tanda Rumah Butuh Renovasi
1. Atap Bocor
Salah satu tanda besar rumah perlu renovasi yakni terjadi atap atau genteng bocor. Ciri-ciri utamanya yaitu terdapat bintik-bintik di plafon.
Genteng pada umumnya perlu diganti setiap 30 tahun sekali. Jika sudah bocor, atap harus segera diperbaiki.
2. Banyak Rayap dan Hama
Kehadiran rayap atau hama juga menjadi pertanda sudah saatnya renovasi rumah. Rayap bisa menyebabkan kerusakan besar pada rumah sehingga perlu biaya perbaikan yang mahal.
Pemilik patut lebih waspada kalau rumahnya terdapat banyak furnitur kayu. Kemudian, basmi serangan rayap sebelum memulai renovasi.
3. Perbaikan Kecil yang Terus Berulang
Wajar saja jika ada kerusakan yang memerlukan perbaikan kecil di rumah. Akan tetapi, kalau masalah itu terjadi berulang kali, sebaiknya renovasi rumah.
Selesaikan masalah dari akarnya dengan renovasi. Dengan begitu, pemilik tidak harus membayar biaya berulang.
4. Butuh Ruangan Tambahan
Penghuni rumah terus tumbuh besar, dari yang awalnya anak-anak hingga menjadi remaja. Hal tersebut mendorong kebutuhan akan ruang tambahan.
Oleh karena itu, renovasi bisa dilakukan untuk membangun kamar lagi. Pemilik juga bisa sekalian mengganti tata letak rumah.
5. Kondisi Lantai Buruk
Terakhir, kondisi lantai yang buruk juga pertanda untuk renovasi rumah. Lantai biasanya lebih tahan lama, tetapi bagian rumah ini butuh renovasi sudah mengganggu aktivitas penghuni.
(dhm/dhm)











































