Komite Disiplin (Komdis) PSSI sudah 15 kali menjatuhkan sanksi denda ke PSMS Medan di Liga 2 musim 2025/2026. Total denda untuk PSMS hingga akhir putaran kedua mencapai Rp 302,5 juta.
Berdasarkan catatan detikSumut, Rabu (4/2/2026), denda tersebut diberikan ke PSMS karena pelanggaran sebanyak 15 kali. Pelanggaran yang dinilai dilakukan PSMS Medan beragam.
Seperti adanya suporter hadir di laga tandang, ada nyanyian yel-yel yang menghina dan provokatif, menyalakan flare, suporter masuk area lapangan, hingga adanya lemparan botol plastik air kemasan ke lapangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Komdis PSSI juga pernah menghukum PSMS Medan di luar denda. Yaitu berupa skorsing 4 laga bagi pelatih saat itu Kas Hartadi dan 1 laga kandang tanpa penonton.
Mayoritas pelanggaran dilakukan oleh suporter PSMS Medan. Beberapa waktu lalu, Presiden Klub PSMS Medan Fendi Jonathan sendiri telah mengatakan jika sanksi itu menjadi pembelajaran.
"Sanksi ini harus jadi pembelajaran untuk semuanya. Kita perlu introspeksi, belajar lebih dewasa dan bijak bertindak. Protes boleh, tapi jangan sampai berlebihan hingga mengarah ke tindakan yang merugikan tim," kata Fendi Jonathan dalam keterangannya, Senin (17/11/2025).
Fendi juga memastikan bahwa klub akan berkoordinasi dengan seluruh elemen untuk memperbaiki hal-hal yang menjadi perhatian Komdis, demi kenyamanan laga ke depan. Ia mengajak suporter memberikan dukungan secara suportif.
"Kami percaya suporter PSMS adalah pendukung setia yang mencintai klubnya. Mari kita buktikan dengan dukungan yang tertib dan penuh semangat sportivitas," ujarnya.
Daftar Sanksi Denda yang Diterima PSMS Medan
β’ Suporter hadir di laga tandang melawan PSPS Pekanbaru, Sabtu (20/9/2025): Rp 12,5 juta
β’ Yel-yel provokatif di laga kandang melawan Sumsel United, Minggu (28/9/2025): Rp 15 juta
β’ Yel-yel provokatif di laga kandang melawan Sriwijaya FC, Sabtu (4/10/2025): Rp 15 juta
β’ Suporter intimidasi kiper lawan di laga kandang melawan Persikad Depok, Sabtu (11/10/2025): Rp 30 juta
β’ Pelatih melakukan tindakan tidak suportif ke perangkat pertandingan di laga kandang melawan Persikad Depok, Sabtu (11/10/2025): Rp 25 juta dan skors 4 laga
β’ 5 pemain PSMS terkena kartu kuning di laga tandang melawan Adhyaksa FC, Serang, Sabtu (18/10/2025): Rp 25 juta
β’ Penonton melempar gulungan kertas di laga kandang melawan Persiraja Banda Aceh, Sabtu (25/10/2025): Rp 15 juta
β’ 3 suporter masuk ke lapangan di laga kandang melawan Persiraja Banda Aceh, Sabtu (25/10/2025): Rp 30 juta
β’ Yel-yel provokatif di laga kandang melawan Persiraja Banda Aceh, Sabtu (25/10/2025): Rp 15 juta
β’ Yel-yel provokatif, pelemparan air minum kemasan, dan suporter masuk lapangan di laga kandang melawan Garudayaksa FC, Jumat (31/10/2025): Rp 15 juta dan 1 laga tanpa penonton
β’ Suporter menyalakan flare di parkiran VIP di laga tandang melawan Persekat Tegal, Kamis (13/11/2025): Rp 30 juta
β’ 2 suporter masuk area lapangan di laga kandang melawan Adhyaksa FC, Minggu (11/1/2025): Rp 30 juta
β’ Yel-yel provokatif di laga kandang melawan Adhyaksa FC, Minggu (11/1/2026): Rp 15 juta
β’ Pelemparan botol air minum kemasan di laga kandang melawan FC Bekasi City, Jumat (30/1/2026): Rp 15 juta
β’ Yel-yel provokatif di laga kandang melawan FC Bekasi City, Jumat (30/1/2026): Rp 15 juta
Simak Video "Video Viral! Kapten PSMS Medan Malah Dipukul Usai Laga Lawan Sumsel United"
[Gambas:Video 20detik]
(astj/astj)











































