Ini Tanggapan Kedua Pelatih Soal Laga PSDS Vs Semen Padang FC

Nizar Aldi - detikSumut
Sabtu, 01 Okt 2022 07:35 WIB
Pelatih PSDS Deli Serdang, Susanto (tengah) saat konferensi pers usai laga melawan Semen Padang FC (Istimewa)
Pelatih PSDS Deli Serdang, Susanto (tengah) saat konferensi pers usai laga melawan Semen Padang FC (Istimewa)
Medan -

PSDS Deli Serdang menjamu Semen Padang dalam lanjutan Liga 2 Wilayah Barat. Dalam laga ini, kedua tim bermain imbang dengan skor 1-1. Laga keduanya tersaji di Stadion Baharoeddin Siregar, Lubuk Pakam, Jumat (30/9/2022). Laga tersebut sempat ricuh yang berujung kiper Semen Padang FC diganjar kartu merah oleh wasit.

Tensi permainan terlihat memanas setelah wasit memberikan waktu tambahan 11 menit di babak kedua. PSDS yang kala itu unggul 1-0 melakukan protes, namun tidak dihiraukan. Selang dua menit kemudian, gol penyeimbang diciptakan Semen Padang setelah wasit memberikan hadiah pinalti bagi Kabau Sirah.

Pasca itu tensi semakin memanas dan kontak fisik semakin sering terjadi, bahkan sempat ricuh yang berujung kiper Semen Padang FC diganjar kartu merah pada menit ke-90+6.


Pelatih PSDS Deli Serdang, Susanto menilai wasit yang memimpin laga tersebut kurang bagus. PSDS merasa keputusan yang diambil oleh wasit merugikan timnya.

"Kita lihat bersama sama, wasit bertindak kurang bagus, sehingga kami dirugikan," kata Pelatih PSDS, Susanto saat konferensi pers usai laga, Jumat (30/9/2022).

Susanto menilai keputusan wasit memberikan hadiah pinalti kepada Semen Padang setelah bek PSDS dinilai handball oleh wasit, kurang tepat. Sebab menurutnya anak asuhnya tersebut buka sengaja menyentuh bola, namun bola tersebutlah yang menghampiri tangannya.

"Kan sama sama tidak aktif, bukan tangan mendatangi bola, tapi bola yang mendatangi tangan," ujarnya.

Disinggung soal tambahan waktu 11 menit yang diberikan oleh pihak wasit, Suharto terlihat kecewa akan has itu. Dia menyebutkan begitulah yang mesti mereka terima.

"Itulah keputusan yang mesti kami terima," sebutnya dengan nada kecewa.

Beda dengan pelatih PSDS, pelatih Semen Padang Delfiadri mengungkapkan bahwa keputusan wasit memberikan tambahan waktu 11 menit sudah tepat. Sebab dia menilai para pemain PSDS terlalu banyak menunda-nunda jalannya laga sore tadi.

"PSDS terlalu banyak menunda nunda permainan dengan jatuh atau cedera, sehingga pertandingan pada babak II hanya berjalan 10 menit atau bahkan 15 menit, dan wajar wasit memberikan pertambahan waktu 11 menit," ungkap Delfiadri.

Kepada pemain, Delfiadri memuji para anak asuhnya yang terus berjuang selama laga berlangsung. Hasilnya mereka dapat meraih poin dalam laga tersebut.

"Saya juga berterima kasih kepada para pemain yang terus berjuang hingga akhirnya bisa memetik poin di sini," tutupnya.



Simak Video "Iwan Bule Ungkap Alasan KLB PSSI Dipercepat"
[Gambas:Video 20detik]
(bpa/bpa)