Anyang Pakis, Makanan Khas Melayu yang Mulai Sulit Dijumpai

Anyang Pakis, Makanan Khas Melayu yang Mulai Sulit Dijumpai

Rindi Antika - detikSumut
Rabu, 13 Mei 2026 06:30 WIB
Anyang Pakis khas Melayu. (Dok Dapur Bu Ani)
Foto: Anyang Pakis khas Melayu. (Dok Dapur Bu Ani)
Medan -

anyang pakis merupakan salah satu makanan khas Melayu yang biasanya ditemui saat bulan Ramadan. anyang pakis sendiri mulai sulit dijumpai di Medan saat ini.

Salah satu penjual anyang pakis, Ani mengaku mulai berjualan sejak bulan Ramadan tahun ini. Biasanya anyang pakis ini identik dengan bulan Ramadhan adalah karena citarasanya yang segar pas disantap saat berbuka puasa.

"Mungkin karena anyang itu kan segar. Kalau anyang pakis baru puasa 2026, biasanya setiap buka puasa sih kemarin itu selama bulan Ramadan, habis itu sekarang pagi atau open order, by order iya, online," ujarnya saat diwawancarai detikSumut, Selasa (12/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ani mengaku menjual anyang pakis dengan harga mulai dari Rp 10 ribu per porsinya. Sedangkan bumbu anyang pakis dijual dengan harga Rp 15 ribu per pak.

"Bumbu anyang nya jual 15 ribu per pak, isinya di kemasan thin wall gitu per 15 ribuan. Kalau anyang pakis satu porsi start dari 10 ribu. Udah komplit dia udah sama anyang nya, udah ada jeruknya kayak gitu," lanjutnya

ADVERTISEMENT

Ani menyebut anyang pakis yang merupakan makanan khas Melayu ini spesial adalah karena citarasa nya yang segar. Berbeda dengan urap, anyang pakis memiliki citarasa yang segar dan pedas.

"Setahu Bu Ani dari Melayu ya. Kalau anyang Bu Ani pandai bikin itu karena memang suka kan. Kan dia seger ya, beda sama urap kan. Kalau urap kan dia banyak bumbunya terus ada wangi-wangi ini, kalau ini kan dia segar, pedas, udah itu aja kan rasanya anyang itu," jelasnya.

Ani yang sempat viral karena menjual Mi Ayam Bakar ini mengaku bisa menjual anyang pakis hingga 30-40 porsi saat bulan Ramadan. Kini Ani biasanya bisa menjual 15-20 porsi per hari nya.

"Kalau bulan puasa kemarin itu bisa sampai 30, 40 porsi satu hari. Kalau sekarang biasanya open order kayak 20 porsi, 15 porsi gitu.

Ani mengaku penikmat anyang pakis ini biasa berusia di atas 40 tahun. Karena mulai sulit ditemui, pelanggan anyang pakis miliknya bisa berasal dari berbagai daerah di Kota Medan hingga luar Medan.

"Biasa di atas 40-an ya, lebih orang-orang lebih doyan. Atau kalaupun yang anak-anak muda biasanya dia yang ngidam. Paling jauh kalau pelanggan ya, dari Marelan, Belawan," tutupnya.

Buat detikers yang penasaran ingin mencoba anyang pakis bisa mengunjungi Dapur Bu Ani di Jalan Serayu, Medan Krio atau memesan secara online melalui tiktok @buanie_

Artikel ini ditulis oleh Rindi Antika peserta program Maganghub Kemnaker di detikcom




(nkm/nkm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads