Mengenal Rakik Ulakan, 'Rempeyek' Gurih Bertabur Seafood Khas Pesisir Sumbar

Sumatera Barat

Mengenal Rakik Ulakan, 'Rempeyek' Gurih Bertabur Seafood Khas Pesisir Sumbar

Aisyah Luthfi - detikSumut
Kamis, 09 Apr 2026 14:30 WIB
Mengenal Rakik Ulakan, Rempeyek Gurih Bertabur Seafood Khas Pesisir Sumbar
Foto: Rakik, makanan renyah khas pesisir ranah Minang yang bertabur Seafood. (Aisyah Luthfi/detikSumut)
Padang Pariaman -

Jalan-jalan ke Sumatera Barat (Sumbar) tak melulu soal rendang atau sate Padang. Bagi pecinta camilan gurih yang renyah, ada satu jajanan pesisir yang wajib masuk daftar icip-icip, yakni rakik.

Jika dilihat sekilas, bentuk rakik yang kuning keemasan memang menyerupai rempeyek. Namun bedanya, camilan renyah dari Ranah Minang ini tidak menggunakan taburan kacang tanah.

Sebagai gantinya, rakik Sumbar tepatnya di Ulakan, Padang Pariaman, tampil menggoda dengan aneka kombinasi lauk hasil tangkapan laut. detikers bisa menemukan rakik bertabur udang utuh, kepiting, ikan berukuran kecil, hingga ikan baledang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Cita rasanya pun punya karakter tersendiri. Jika rempeyek biasa dominan gurih ketumbar, rakik di Padang Pariaman menawarkan perpaduan rasa gurih, sedikit pedas, dan asin yang khas.

Rakik sangat mudah dijumpai di berbagai objek wisata di Sumbar, terutama yang membentang di sepanjang pinggir pantai. Camilan ini sangat serbaguna, nikmat dijadikan kudapan santai sambil melihat ombak, atau dijadikan pelengkap lauk pengganti kerupuk saat menyantap nasi.

ADVERTISEMENT

Berburu Rakik Sambil Wisata Religi di Ulakan

Salah satu sentra jajanan rakik yang paling terkenal berada di kawasan Ulakan, Kabupaten Padang Pariaman. Keuntungannya, menikmati rakik di sini bisa dilakukan sembari berwisata religi ke Masjid Agung Syekh Burhanuddin.

Di sepanjang jalan Ulakan, detikers akan disambut oleh deretan warung dengan etalase kaca yang memajang tumpukan rakik yang menggugah selera. Tak perlu bingung memilih, detikers bisa berhenti di warung mana pun karena rata-rata jenis dagangan dan kelezatannya serupa.

Salah satu pemilik warung di Ulakan, Yuliarni, berbagi sedikit rahasia di balik renyahnya rakik buatannya. Ditemui pada Rabu (8/4/2026), ia mengemukakan bahwa bahan dasar adonan rakik versinya terdiri dari tepung beras, sadah (kapur sirih), serta racikan bumbu halus.

Bumbu halus yang ia pakai untuk memperkuat cita rasa pesisir di antaranya adalah cabai giling, kunyit, bawang putih giling, garam, penyedap rasa, serta irisan bawang prei (daun bawang).

Di warung miliknya, Yuliarni menjelaskan bahwa bentuk dan ukuran rakik tidak dipukul rata, melainkan disesuaikan dengan jenis lauk yang menyertainya.

"Ada yang bulat penuh seperti peyek biasa, ada yang lebar. Kalau rakik ikan baledang beda lagi, adonan dasar atau tepung rakik menyelimuti ikan baledangnya," ujar Yuliarni.

Yuliarni menambahkan bahwa rakik dan sala sama-sama makanan khas Ulakan dengan tepung yang sama hanya adonan dan bentuknya yang berbeda.

"Tepungnya sama, bedanya sala bulat-bulat renyah diluar lembut di dalam, kalau rakik teksturnya renyah," jelas Yuliarni.

Cara Membuat Rakik di Rumah

Belum sempat pelesiran ke pantai Sumbar? Tenang saja, detikers tetap bisa menikmati kelezatan camilan ini dari dapur sendiri. Berdasarkan penjelasan dari Yuliarni, berikut adalah cara membuat rakik ala rumahan yang renyah dan gurih:

Bahan-bahan:

  • Lauk pilihan (bisa udang, kepiting, atau ikan-ikan kecil).
  • Tepung beras secukupnya.
  • Air putih.
  • Minyak untuk menggoreng.

Bumbu Halus & Pelengkap:

  • Cabai giling secukupnya.
  • Bawang putih giling.
  • Kunyit.
  • Ketumbar dan merica secukupnya.
  • Daun kunyit (diiris halus).
  • Daun jeruk.
  • Bawang prei (daun bawang).
  • Garam dan penyedap rasa.

Langkah Pembuatan:

  • Siapkan Lauk

Terlebih dahulu bersihkan lauk yang sudah disiapkan (udang/kepiting/ikan) dengan air mengalir, lalu tiriskan.

  • Buat Adonan

Siapkan wadah, masukkan tepung beras dan tuangkan air secukupnya. Masukkan bumbu halus (cabai, bawang putih, kunyit, merica, ketumbar), irisan daun kunyit, daun jeruk, bawang prei, serta garam dan penyedap rasa. Aduk adonan hingga tercampur rata.

  • Campurkan Lauk

Setelah adonan menyatu sempurna, masukkan lauk pilihan. Aduk kembali secara perlahan, pastikan lauk benar-benar sudah terselimuti oleh adonan tepung.

  • Proses Menggoreng

Panaskan minyak goreng di wajan. Ambil adonan menggunakan sendok sayur atau cetakan (tuang melebar di pinggiran wajan agar hasilnya tipis dan renyah).

  • Sajikan

Goreng hingga teksturnya renyah dan berwarna kuning keemasan. Jika adonan sudah mengapung di atas minyak, angkat rakik menggunakan sendok penyaring, tiriskan minyaknya, dan sajikan di dalam wadah.

Nah itulah informasi menarik tentang rakik khas Padang Pariaman. Tertarik mencoba kerenyahan rakik ini, detikers? Yuk re-cook atau langsung berkunjung ke Padang Pariaman.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Ikuti Keseruan Mandi Balimau di Sungai Gemuruh Sumatera Barat"
[Gambas:Video 20detik]
(mjy/mjy)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads