Lontong Medan yang Jadi Hidangan Wajib di Sumut saat Lebaran

Lontong Medan yang Jadi Hidangan Wajib di Sumut saat Lebaran

Dwi - detikSumut
Kamis, 05 Mar 2026 21:00 WIB
Lontong Medan Alay
Foto: detikcom/Riska Fitria
Medan -

Idul Fitri atau Lebaran biasanya dijadikan momen untuk berkumpul bersama keluarga setelah satu bulan penuh menjalani ibadah puasa Ramadan. Akan ada banyak hidangan di rumah saat momen Idul Fitri, dan salah satunya yakni lontong Medan.

Merayakan Idul Fitri di Sumatera Utara, khususnya Kota Medan seakan kurang lengkap tanpa adanya hidangan ini. Lontong Medan menjadi simbol kebersamaan dalam keluarga.

Banyak yang berpikir bahawa Lontong Medan mirip dengan lontong sayur tradisional umumnya. Namun, saat hidangan dihadapkan perbedaan antara keduanya akan tampak dengan jelas. Lontong Medan memiliki isiannya jauh lebih bervariasi, penuh warna, dan kaya rempah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengapa Lontong Medan begitu spesial pada saat Lebaran? Rasa yang kompleks, mulai dari pedas, gurih, sedikit asam dari tauco, hingga manis dari serundeng, mencerminkan keragaman budaya yang ada di Medan itu sendiri.

ADVERTISEMENT

Apa yang menjadikan Lontong Medan berbeda dibandingkan lontong sayur yang biasa? Kuncinya adalah pada topping atau isiannya yang sangat melimpah. Berikut adalah elemen yang umumnya ada dalam satu porsi:

Β· Lontong: Memiliki tekstur yang lembut tetapi tetap padat

Β· Sayur Gurih: Sering kali berupa gulai labu siam atau kacang panjang.

Β· Bihun Goreng: Memberikan tambahan tekstur saat dikunyah

Β· Sambal Tauco: Ini adalah jiwa dari Lontong Medan yang memberikan aroma yang khas.

Β· Sambal Teri Kacang & Tempe: Menawarkan sensasi renyah dan pedas.

Β· Serundeng: Taburan kelapa parut yang disangrai sehingga menambah rasa manis-gurih.

Β· Kerupuk: Biasanya ditambahkan kerupuk merah atau kerupuk udang.

Β· Lauk Tambahan: Bisa berupa telur bulat, rendang daging, atau perkedel.

Di samping bahan yang melimpah, inti dari kelezatan terletak pada penggunaan rempah khas dari daerah Batak, yaitu Kecombrang dan Takokak. Perpaduan kecombrang memberikan aroma segar yang unik, sementara tauco menambah rasa yang khas dan kuat yang tidak ditemukan pada lontong sayur di tempat lain. Inilah yang membuat Lontong Medan memiliki cita rasa yang luar biasa dan memuaskan selera siapa saja yang mencobanya.

Lontong Medan bukan sekadar makanan biasa, melainkan menjadi lambang kuliner yang sangat identik dengan masyarakat Medan terutama untuk sarapan pagi dan juga lebaran. Kombinasi bumbu yang kuat dan variasi isian menjadikannya pilihan populer untuk sarapan maupun hidangan utama saat perayaan lebaran.


Artikel ditulis Dwi Puspa Handayani Berutu peserta magang Kemnaker di detikcom

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Lontong Medan Alay: Warisan Rasa di Jakarta Barat"
[Gambas:Video 20detik]
(astj/astj)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads