Lembutnya Lemang, Kuliner Khas Tebing Tinggi yang Disajikan dengan Srikaya

Lembutnya Lemang, Kuliner Khas Tebing Tinggi yang Disajikan dengan Srikaya

Kartika Sari - detikSumut
Minggu, 01 Feb 2026 18:30 WIB
Lembutnya Lemang, Kuliner Khas Tebing Tinggi yang Disajikan dengan Srikaya
Lemang, kuliner khas Tebing Tinggi. (Foto: Kartika Sari/detikSumut).
Tebing Tinggi -

Kota Tebing Tinggi punya kuliner yang tak boleh terlewat saat detikers berkunjung ke daerah ini. Salah satunya ada Lemang yang jadi incaran oleh-oleh khas Tebing Tinggi, terlebih diburu saat momen Ramadan.

Tim detikSumut pun mencoba mencicipi lemang yang berada tak jauh dari gapura perbatasan Tebing Tinggi. Saat gigitan pertama, cita rasa lemang yang gurih dipadukan dengan selai srikaya begitu lumer di mulut, terlebih dimakan dalam kondisi masih hangat. Aroma gurih lemang langsung tercium dari jejeran lemang yang sedang dipanggang.

Di sepanjang perbatasan Tebing Tinggi ini ada deretan penjual lemang yang dapat detikers datangi sesuai keinginan. Rata-rata para pedagang lemang ini menjual per bambunya ini Rp 15 ribu-Rp 20 ribu, terpisah dengan selai srikaya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pedagang lemang, Indah mengungkapkan lemang khas Tebing Tinggi punya ciri khas dari segi rasa dan tekstur ketan yang dipanggang menggunakan bambu ini.

"Lemang di Tebing Tinggi ini lembut dan lemak lah dan aromanya itu wangi enak khasnya," ungkap Indah kepada detikSumut, Minggu (1/2/2026).

ADVERTISEMENT
Lemang, kuliner khas Tebing Tinggi. (Foto: Kartika Sari/detikSumut).Lemang, kuliner khas Tebing Tinggi. (Foto: Kartika Sari/detikSumut).

Indah menyebutkan bahwa lemang ini dimasak sekitar lima jam dan dipanaskan saat didagangkan menggunakan arang. Lemang ini disebut mampu bertahan selama empat hari apabila masih di dalam bambu. Namun, apabila sudah dalam kemasan hanya bertahan selama satu hari.

Selain itu, Indah menyebut lemang khas Tebing Tinggi ini kian nikmat apabila disiram dengan selai srikaya. Cita rasa gurih dari lemang dipadukan dengan manisnya selai srikaya akan menambah kelezatan di tiap gigitannya.

Untuk seporsi lemang, Indah menjual dengan harga Rp 20 ribu per kotak. Namun, apabila detikers membeli dua porsi maka harganya menjadi Rp 35 ribu.

Indah mengakui bahwa momen Ramadan yang sebentar lagi tiba ini juga berpotensi menaikkan omzet. Hal itu lantaran banyak masyarakat yang menjadikan lemang sebagai menu berbuka puasa.

"Kalau Ramadan bisa habis 40 batang itu sampai malam kami jualan, tapi kalau hari biasa itu sekitar 15 batang," kata Indah.

Selain Indah, pedagang lemang lainnya Murni juga turut berharap momen Ramadan ini mampu mendongkrang penjualan lemang. Ia menyebut mampu menjual sekitar 100 batang lemang saat momen Ramadan.

"Kalau ramai kadang sampai 20an batang, tapi kalau Ramadan bisa sampai 100 batang karena ini khas Tebing Tinggi ya. Pelanggan yang jualan pun dari mana saja ada yang dari Medan dan yang melintas dari sini lah rata-rata singgah mereka," ucap Murni.




(ksr/dhm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads