Pulut Panggang Khas Aceh, Kuliner Tradisional Aceh Kini Hadir di Binjai

Pulut Panggang Khas Aceh, Kuliner Tradisional Aceh Kini Hadir di Binjai

Laila Syakira - detikSumut
Kamis, 29 Jan 2026 01:00 WIB
Pulut Panggang Khas Aceh, Kuliner Tradisional Aceh Kini Hadir di Binjai
Foto: Pulut Panggang makanan tradisional Bireuen, Aceh. (Laila Syakira/detikcom)
Binjai -

Pulut panggang, salah satu kuliner tradisional khas Bireuen, Aceh, kini bisa dinikmati lebih dekat oleh masyarakat Sumatra Utara. Hidangan berbahan dasar ketan dengan cita rasa gurih dan aroma khas ini hadir di Kota Binjai.

Di Bireuen, pulut panggang jadi menu sarapan dan pendamping ngopi pagi hari. "Kalau di Aceh, pulut panggang ini biasa dimakan pagi sambil minum kopi," kata penjual pulut bakar, Ramli, di Binjai Rabu (28/1/2026).

Berbeda dengan pulut pada umumnya, pulut panggang dimasak dengan cara dipanggang di atas bara api. Sebelumnya, beras ketan yang dicampur santan dimasak setengah matang, lalu dibungkus daun pisang dan dipanggang hingga matang sempurna. Proses ini membuat aromanya wangi dan rasanya lebih kuat, hampir mirip seperti lemang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski disajikan polos, pulut panggang punya cita rasa yang kaya. Gurih, asin, manis, dan lemak dari santan berpadu dalam satu gigitan. Menariknya, makanan ini juga bisa dikreasikan sesuai selera.

ADVERTISEMENT

"Bisa dimakan untuk pendamping saat minum air tebu, ditambah susu kental manis, pakai kuah durian, atau tapai pulut," ujar Ramli.

Ramli mengaku baru sekitar tiga tahun merantau ke Binjai. Sementara usaha pulut panggang yang dijalaninya saat ini baru berjalan sekitar empat bulan dan menjadi satu-satunya lapak pulut panggang khas Aceh di Kota Binjai.

Lapak pulut panggang ini buka setiap hari mulai pukul 07.00 WIB hingga paling lama pukul 23.00 WIB. Di banderol dengan harga Rp 5.000/3 pcs. Selain pulut panggang, detikers juga bisa mencicipi timpan, kue tradisional khas Aceh lainnya. Makanan ini bisa detikers temui di Jalan Dr. Wahidin, Binjai Timur, tepat di simpang empat arah Pekan 18 Binjai.

Jadi, buat detikers yang lagi ingin sarapan tradisional atau sekadar cari camilan khas Aceh, pulut panggang di Binjai ini bisa jadi pilihan.

Artikel ditulis Laila Syakira peserta program Maganghub Kemnaker di detikcom.




(astj/astj)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads