Dua bocah bersaudara yang mengalami sejumlah luka diduga akibat disiksa pengasuhnya di Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara (Sumut), menjalani visum. Keduanya kini mendapat perawatan di RSUD Sidikalang.
Kasi Humas Polres Dairi, AKP Syahril Ramadhan mengatakan salah satu korban berinisial AGP masih menjalani perawatan medis. Kondisinya terus dipantau oleh tim medis.
"Saat ini AGP sudah menjalani perawatan medis di RSUD Sidikalang," ujar Syahril saat dikonfirmasi detikSumut, Jumat (21/8/2026).
Syahril mengatakan berdasarkan hasil visum, AGP mengalami sejumlah luka pada bagian tubuhnya. Luka tersebut diduga akibat penganiayaan.
"Berdasarkan hasil pemeriksaan visum, terdapat luka pada bagian bibir, luka lebam pada bagian tangan kiri serta terdapat luka yang sudah bernanah. Kaki kanan juga terdapat luka yang sudah bernanah," ungkapnya.
Selain AGP, adik korban berinisial AP (6) juga mengalami luka. AP diduga turut menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh RS.
"Dua korban," kata Syahril.
Sebelumnya diberitakan, viral di media sosial dua bocah kakak beradik berusia 7 dan 6 tahun di Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, diduga disiksa oleh pengasuhnya hingga mengalami luka serius di bagian kepala. Pelaku ditangkap Polisi.
Berdasarkan video yang dilihat detikSumut, Jumat (21/8/2026), terlihat seorang anak dalam kondisi memprihatinkan. Korban mengalami luka pada bagian mulut, kepala dan sejumlah bagian tubuh korban yang diduga akibat dianiaya pengasuhnya.
Dalam video itu, korban mengaku ayahnya sedang berada di penjara. Sedangkan ibunya tidak diketahui keberadaannya.
Simak Video "Video: Kasus Penyekapan Wanita di Cileunyi: Polisi Masih Kejar Pelaku! "
(mjy/mjy)