Pria inisial LA (38) di Bandung, Jawa Barat (Jabar), tewas ditikam oleh rekannya AN (31). Korban tewas ditikam saat hendak menagih utang Rp 200 ribu kepada pelaku.
Kapolsek Batununggal, Iptu Ahmad Rifai, mengatakan peristiwa itu terjadi di Jalan Cibangkong Lor, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung, pada Minggu (19/7) malam. Setelah menikam korban, pelaku berusaha melarikan diri.
"Betul bahwa sekitar Pukul 23.00 WIB telah terjadi tindak pidana pembunuhan," kata Rifai dikutip detikJabar, Senin (20/7/2026).
Rifai mengatakan korban tewas ditikam karena pelaku tidak senang ditagih utang. Korban dan pelaku pun saling mengenal satu sama lain.
"Korban saat itu datang ke kediaman pelaku untuk menagih utang. Dan saat itu, menurut keterangan saksi, korban meminta uang sebesar Rp 200 ribu," ungkapnya.
Situasi memanas ketika pelaku mengaku tidak memiliki uang tunai. Korban kemudian mendesak pelaku untuk menyerahkan ponselnya agar bisa digadaikan sebagai jaminan. Namun, permintaan tersebut ditolak mentah-mentah oleh AN hingga memicu cekcok hebat yang berakhir tragis.
"Pelaku menusukkan pisau yang dia bawa dari rumah ke dada korban sebelah kanan, tangan kiri, dan tangan kanan. Sehingga korban meninggal dunia di tempat," jelasnya.
Usai melakukan aksinya, pelaku sempat berupaya melarikan diri dari lokasi kejadian. Namun, kesigapan petugas di lapangan membuat pelarian AN berakhir singkat.
"Pelaku dapat diamankan oleh pihak kepolisian tidak jauh dari TKP dan tidak lama setelah kejadian," ujarnya.
Jasad korban yang mengalami luka tusuk serius langsung dievakuasi ke rumah sakit untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
"Korban selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Polri Sartika Asih untuk autopsi," ucapnya.
Saat ini, AN telah mendekam di sel tahanan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Kasus ini kini ditangani secara intensif oleh penyidik kepolisian.
"Pelaku kita amankan di Polsek Batununggal dan sedang ditangani oleh Unit Reskrim Polsek Batununggal," pungkasnya.
Simak Video "Video: Sultan HB X Soroti Fenomena 'Makan Utang' dan Pinjol"
(astj/astj)