Kepulauan Riau

Heboh Kabar Aksi Begal di Batam, Polisi: Itu Penganiayaan saat COD Motor

Alamudin Hamapu - detikSumut
Selasa, 14 Jul 2026 12:41 WIB
Ilustrasi penganiayaan (Foto: Edi Wahyono)
Batam -

Video yang menarasikan aksi begal di kawasan Legenda Malaka, Batam Kota, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), viral di media sosial. Polisi memastikan informasi tersebut tidak benar.

Dilihat detikSumut, Selasa (14/7), dalam video yang beredar, tampak seorang pemuda diamankan oleh warga. Tak lama kemudian, sejumlah personel polisi datang ke lokasi.

Dalam video tersebut juga terlihat pemuda itu tampak babak belur saat diamankan warga

"Begal gais, polisinya datang," ujar perekam video dalam rekaman yang beredar.

Menanggapi video tersebut, Kanit Reskrim Polsek Batam Kota, Iptu Rahmat Susanto menegaskan peristiwa itu bukan aksi begal, melainkan kasus penganiayaan yang dipicu transaksi jual beli motor secara cash on delivery (COD).

"Bukan begal itu. Jadi penganiayaan. Awalnya karena COD motor," kata Rahmat saat dikonfirmasi, Selasa (14/7/2026).

Rahmat menjelaskan, kronologi kejadian itu bermula dari korban menemukan sepeda motor miliknya yang sebelumnya hilang dijual melalui media sosial. Korban kemudian membuat janji bertemu dengan penjual untuk melakukan COD.

"Korban melihat motornya dijual di media sosial. Lalu janjian COD dengan yang menjual motor itu," ujarnya.

Saat bertemu, pemilik motor dan penjual motor terlibat cekcok yang berujung perkelahian antara keduanya. Dalam peristiwa itu, korban atau pemilik motor mengalami dua luka tusuk.

"Ketika bertemu mereka berkelahi. Korban kena tikam dua kali," jelasnya.

Polisi sempat mengamankan terduga pelaku yang diketahui masih di bawah umur. Sementara korban langsung dirawat di rumah sakit.

Pelaku yang awalnya ditahan kemudian dilarikan ke rumah sakit karena kondisinya memburuk.

"Penjual motor atau terduga pelaku ini awalnya kita tahan, namun keesokan harinya kondisinya memburuk hingga akhirnya dilarikan ke rumah sakit. Sekarang masih dirawat di ICU rumah sakit," katanya.

Rahmat mengatakan benda yang digunakan untuk menusuk korban belum berhasil diamankan. Berdasarkan keterangan sementara, benda tersebut diduga merupakan senjata tajam.

"Diduga senjata tajam, tapi belum ditemukan. Dari penglihatan sementara bisa jadi seperti gunting atau benda tajam lainnya," ujarnya.

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (12/7) malam di kawasan Legenda Malaka, Batam Kota. Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk menelusuri asal-usul sepeda motor yang dibawa terduga pelaku.

"Saat ini masih penyelidikan lebih lanjut. Nanti perkembangan kami informasikan," ujarnya.



Simak Video "Video 3 Remaja di Tambora Dikejar Kelompok Bersajam Sampai Nabrak Tiang"

(afb/afb)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork