Muklisin Akui Dijemput KPK, Dicecar soal Keberadaan Bupati-Sekda Kuansing

Riau

Muklisin Akui Dijemput KPK, Dicecar soal Keberadaan Bupati-Sekda Kuansing

Raja Adil Siregar - detikSumut
Kamis, 02 Jul 2026 17:08 WIB
Muklisin pakai kemeja batik hitam. (Foto: Raja Adil Siregar/detikSumut)
Muklisin pakai kemeja batik hitam. (Foto: Raja Adil Siregar/detikSumut)
Kuantan Singingi -

Wakil Bupati Kuantan Singingi, Muklisin mengaku sempat dijemput KPK di rumah saat terjadi operasi tangkap tangan (OTT). Pengakuan itu disampaikan setelah menerima SK Plt Bupati dari Gubernur Riau, SF Hariyanto hari ini.

Muklisin mengaku dimintai keterangan tim penyidik KPK setelah Suhardiman Amby dan Sekretaris Daerah (Sekda) Zulkarnaen hilang. Namun Muklisin mengaku tak tahu keberadaan Suhardiman dan Zulkarnaen saat itu.

"Karena butuh keterangan saksi karena kan beliau tidak ada di tempat. Sehingga saya sebagai Wakil Bupati dimintai keterangan," tegas Muklisin ditemui di Kantor Gubernur Riau, Kamis (2/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Muklisin dijemput penyidik KPK di rumah pribadinya sekitar pukul 10.00 WIB, Senin (30/6). Dia langsung diangkut menuju ke rumah dinas Sekda Zulkarnaen.

ADVERTISEMENT

"Waktu itu (dimintai keterangan) dari jam 11 siang sampai jam 9 malam. Saya dijemput dari rumah ke rumah dinas sekda, posisinya saya di rumah pribadi mau berangkat kerja," kata Muklisin.

Sebagai Wakil Bupati, Muklisin kini ditunjuk sebagai Plt Bupati. Penunjukan dilakukan setelah Suhardiman Amby ditetapkan jadi tersangka dan ditahan.

Muklisin memastikan roda pemerintahan di Kota Jalur tetap berjalan. Khususnya dalam urusan pelayanan kepada masyarakat usai OTT oleh KPK.




(ras/dhm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads