2 Orang di Kampus UNP Terkena Peluru Nyasar, Diduga dari Latihan TNI

Sumatera Barat

2 Orang di Kampus UNP Terkena Peluru Nyasar, Diduga dari Latihan TNI

Jeka Kampai - detikSumut
Rabu, 03 Jun 2026 10:41 WIB
Ratusan senpi Illegal berhasil diamankan Direskrium Polda Metro Jaya, Minggu (15/11/2015). Ratusan senpi dan para tersangka itu diamankan oleh pihak berwajib selama operasi dalam kurun waktu 3 bulan. Terlebih dengan maraknya ancaman dan penembakan pe
Ilustrasi senpi (Foto: Rachman Haryanto)
Padang -

Dua orang mengalami luka tembak akibat insiden peluru nyasar di areal Kampus Universitas Negeri Padang (UNP), Sumatera Barat. Peluru tersebut diduga berasal dari aktivitas latihan personel TNI

Sekretaris UNP, Erianjoni, mengatakan peristiwa itu terjadi pada Selasa (2/6) sore. Dua orang yang terkena peluru nyasar adalah mahasiswa dan seorang keluarga mahasiswa yang sedang merayakan kelulusan sidang di areal kampus.

"Benar, ada dua orang yang mengalami luka akibat peluru nyasar," kata Erianjoni saat dikonfirmasi detikSumut, Rabu (3/62026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari beberapa video yang beredar, terlihat kepanikan terjadi saat peristiwa berlangsung. Beberapa orang berusaha melakukan evakuasi dan membantu korban untuki dimasukkan ke ambulans.

Erianjoni menyatakan, korban terkena peluru nyasar TNI yang sedang menggelar latihan.

ADVERTISEMENT

"Anak-anak habis ujian seminar proposal, di depan rektorat itu. Mereka terkena tembakan peluru nyasar. Peluru nyasar dari latihan TNI di Lapai, kompi latihan," jelasnya.

Yang menjadi korban kata Erianjoni, adalah dua orang. "Satu orang terkena di bagian paha. Perempuan. Mahasiswa Sosiologi. Satu lagi, keluarga mahasiswa yang sedang menunggui keluarganya. Adiknya," tambahnya.


TNI Bertanggung Jawab

Kapendam XX Tuanku Imam Bonjol, Kolonel Taufiq, mengatakan korban dibawa ke Rumah Sakit Hermina Padang untuk penanganan medis. Ia sendiri belum bisa memastikan sumber peluru.

"Memang benar ada insiden, di mana ada dua saudara kita yang terkena peluru nyasar. Namun belum bisa dipastikan apakah itu berasal dari peluru anggota kita yang sedang latihan," katanya.

Ia menyebut, pada saat bersamaan dengan insiden itu, sedang ada latihan tembak oleh salah satu Batalon di kawasan Lapai, yang berjarak sekitar 800 meter dari kampus.

"Bukan di (Batalyon) seberang. Latihan di Lapangan tembak Lapai. Makanya kan jaraknya memang sangat jauh. Dan kita menggunakan senjata laras panjang (saat latihan). Kalaupun memang kejadian seperti itu, atau peluru (nyasar) kita juga perlu melakukan penyelidikan, karena posisinya yang jauh," katanya.

Meski begitu, pihak Kodam XX Tuanku Imam Bonjol mengambil tanggungjawab untuk membantu korban, termasuk soal biaya penanganan medis. "Kedua korban kita bawa (rujuk) ke RST Reksodiwiryo untuk mengeluarkan proyektil," jelas Taufiq.

Taufiq memastikan penanganan lanjutan akan disampaikan kepada publik. "Fokus kita saat ini menangani korban. Penanganannya akan kita sampaikan nantinya," katanya menambahkan.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Sedang Asyik Bermain dengan Cucu, Nenek di Jember Tertembak Peluru Nyasar"
[Gambas:Video 20detik]
(astj/astj)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads