Aksi perampokan menimpa dua kakak beradik di Pelalawan, Riau. Keduanya dirampok di kebun sawit setelah salah satu pelaku minta pertolongan karena motornya mogok.
Aksi perampokan itu terjadi Jumat (29/5), sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu korban Julfa Setia Hulu (21) dan adiknya Jelvon Hulu (15) pulang dari kebun setelah panen sawit.
"Saat diperjalanan korban ini bertemu satu orang laki-laki minta tolong untuk menarik motor miliknya yang rusak di dalam kebun sawit. Awalnya korban tak ingin membantu dikarenakan ingin cepat pulang," ujar Kasat Reskrim Polres Pelalawan, AKP Bayu Efendi, Selasa (2/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah mendapat penolakan, pelaku pun merayu dengan berbagai alasan. Korban kemudian mengabulkan permintaan dari pelaku dan menuju ke lokasi motor rusak yang dimaksud pelaku.
Setibanya di lokasi, kedua korban tidak ada melihat motor yang rusak. Namun korban Julfa Setia Hulu justru melihat seseorang di bawah pohon sawit dengan membawa satu bilah senjata tajam.
Merasa aneh dan curiga, kedua korban lalu putar haluan untuk meninggalkan lokasi. Namun para pelaku langsung mengejar ke arah keduanya dan menangkap Julfa Setia Hulu.
"Korban diikat menggunakan lakban hitam dan adiknya ini sempat mendengar suara minta tolong dan menangis kesakitan. Tak lama pelaku meninggalkan korban dengan membawa sepeda motornya," kata mantan Kapolsek Pinggir tersebut.
Setelah kedua pelaku meninggalkan lokasi, Jelvon kembali mendatangi abangnya yang terkapar. Namun Jelvon diminta berangkat ke kampung sekitar meminta pertolongan.
"Korban minta tolong. Setelah itu kembali ke lokasi lagi dan kondisi abangnya sudah meninggal dunia, ada banyak luka," imbuh Bayu.
Kini polisi tengah memburu kedua pelaku yang menyebabkan tewasnya korban. Ciri-ciri pelaku juga telah dikantongi penyidik Satreskrim Polres Pelalawan.
(astj/astj)











































