Kerangka Manusia Ditemukan di Pinggir Dam Batam

Kepulauan Riau

Kerangka Manusia Ditemukan di Pinggir Dam Batam

Alamudin Hamapu - detikSumut
Senin, 01 Jun 2026 14:29 WIB
Personel Polsek Sungai Beduk melakukan olah TKP dan evakuasi kerangka manusia yang ditemukan di kawasan Kampung Pintu Air, Kelurahan Muka Kuning, Kecamatan Sungai Beduk, Kota Batam
Foto: Polisi mengevakuasi kerangka manusia yang ditemukan di Batam (Dok. Polsek Sungai Beduk)
Batam -

Warga Kampung Pintu Air, Kelurahan Muka Kuning, Kecamatan Sungai Beduk, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), menemukan kerangka manusia di area DAM Duriangkang.. Polisi masih menyelidiki identitas korban dan penyebab kematiannya.

Kapolsek Sungai Beduk, Iptu Alex Yasral, mengatakan penemuan kerangka tersebut pertama kali dilaporkan warga pada Minggu (1/6/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Pihaknya langsung bergerak ke lokasi setelah mendapat laporan.

"Laporan dari RT, kemudian kami langsung menuju lokasi dan menghubungi tim Inafis. Saat dilakukan pemeriksaan, ditemukan kerangka manusia di lokasi tersebut," kata Alex, Senin (1/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan bagian kepala atau tengkorak korban berada terpisah dari bagian kerangka tubuh lainnya.

"Untuk kepala korban agak terpisah dari bagian lainnya, kurang lebih berjarak 22 meter," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Setelah dilakukan identifikasi awal di lokasi, seluruh bagian kerangka kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Kerangka sudah dievakuasi ke RS Bhayangkara. Saat ini kami masih memastikan identitas dari kerangka tersebut," jelasnya.

Menurut Alex, pada malam harinya sempat datang seseorang yang mengaku sebagai keluarga korban. Namun polisi masih melakukan pencocokan data guna memastikan identitas korban secara akurat.

"Tadi malam ada orang yang mengaku sebagai keluarga korban. Cuma kami masih memastikan agar tidak salah identifikasi," katanya.

Saat ditemukan, korban diketahui masih mengenakan pakaian berupa baju dan celana jins berwarna krem. Berdasarkan temuan pakaian tersebut, polisi menduga korban berjenis kelamin perempuan.

"Saat ditemukan korban mengenakan baju dan celana jins berwarna krem. Dugaan sementara korban berjenis kelamin perempuan dari temuan pakaian tersebut, namun kami masih harus memastikan identitas kerangka ini melalui pemeriksaan lebih lanjut," ujarnya.




(afb/afb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads