Polisi Diserang Warga saat Gerebek Bandar Narkoba di Medan

Polisi Diserang Warga saat Gerebek Bandar Narkoba di Medan

Mhd - detikSumut
Jumat, 29 Mei 2026 17:01 WIB
Tangkapan layar warga diduga menyerang anggota polisi yang sedang menggerebek bandar narkoba di Medan
Foto: Tangkapan layar warga diduga menyerang anggota polisi yang sedang menggerebek bandar narkoba di Medan (Dok. media sosial)
Medan -

Satu video memperlihatkan petugas Ditresnarkoba Polda Sumut diserang warga dengan lemparan batu saat melakukan penggerebekan terhadap terduga bandar narkoba di lokasi di Jalan Multatuli, Kelurahan Hamdan, Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan viral di media sosial. Hal itu membuat bandar narkoba berhasil kabur.

Dalam video yang beredar, terlihat petugas Ditresnarkoba Polda Sumut tengah melakukan penangkapan terhadap target operasi (TO). Namun, saat pelaku berhasil ditangkap, warga sekitar yang berada di lokasi tiba-tiba menyerang petugas dengan lemparan batu, dan berusaha melindungi terduga bandar narkoba.

Dirresnarkoba Polda Sumut Kombes Andy Arisandi mengatakan penangkapan itu dilakukan pada Kamis (28/5/2026) terhadap para terduga bandar narkoba.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kejadiannya hari Kamis, saat petugas sedang melakukan penindakan," ucap Andy, Jumat (29/5).

Saat itu, pihaknya sedang melakukan penangkapan terhadap terduga bandar narkoba. Namun, ketika proses penangkapan berlangsung, timnya tiba-tiba diserang warga setempat dengan lemparan batu. Warga sekitar berusaha melindungi dan menyelamatkan terduga bandar narkoba tersebut.

ADVERTISEMENT

"Pada saat melakukan pengungkapan dan penindakan, rupanya anggota kami mendapatkan perlawanan dari warga sekitar," ucapnya.

Sembari menyerang petugas kepolisian, warga sekitar juga membawa kabur terduga bandar narkoba yang sebelumnya telah ditangkap oleh petugas inisial FF (40).

"Kemudian sempat terjadi perlawanan, dan tersangka yang sebelumnya sudah kami amankan akhirnya lepas karena dibawa warga," ungkapnya.

Karena warga terus menyerang dengan lemparan batu dan kayu serta sempat mengancam keselamatan personel, petugas akhirnya melepaskan tembakan peringatan.

"Karena dilempar menggunakan benda keras, seperti batu dan kayu, serta adanya serangan fisik dari warga, beberapa kendaraan juga terkena lemparan batu sehingga diberikan tembakan peringatan," pungkasnya.




(afb/afb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads