Komplotan Begal Bersajam Rampas Motor Warga di Medan, Korban Ditodong Parang

Komplotan Begal Bersajam Rampas Motor Warga di Medan, Korban Ditodong Parang

Finta Rahyuni - detikSumut
Rabu, 06 Mei 2026 18:01 WIB
Komplotan Begal Bersajam Rampas Motor Warga di Medan, Korban Ditodong Parang
Foto: Komplotan begal bersenjata tajam yang ditangkap polisi. (dok. Polsek Medan Timur)
Medan -

Komplotan begal bersenjata tajam (bersajam) merampas sepeda motor warga bernama Dimas (29) di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut). Saat beraksi, para pelaku turut menodongkan parang ke korban.

Kapolsek Medan Timur Kompol Agus Butarbutar mengatakan peristiwa itu terjadi di Jalan Cemara, Kecamatan Medan Timur, Senin (4/5/2026) sekira pukul 04.40 WIB. Saat kejadian, korban tengah melintas di lokasi kejadian dengan mengendarai sepeda motor.

"Korban dipepet oleh 4 pelaku dengan mengendarai dua sepeda motor. Korban disuruh berhenti dan ditodongkan parang," kata Agus, Rabu (6/5).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Korban yang ketakutan pun terpaksa berhenti. Lalu, para pelaku langsung merampas motor korban dan pergi melarikan diri.

Atas kejadian itu, korban membuat laporan ke Polsek Medan Timur.

ADVERTISEMENT

Pihak kepolisian yang menerima laporan tersebut lalu melakukan penyelidikan dan langsung menangkap keempat pelaku pada malam harinya di Jalan Karya Bakti, Kecamatan Medan Tembung. Keempat pelaku yang merupakan pengangguran itu bernama Afdal Zikry (21), M Haikal (20), Refaldo (19), dan Dani Rizki Saputra (19).

Selain keempatnya, petugas kepolisian juga menangkap penadah motor curian korban bernama Abdi (37).

"Pada saat petugas hendak melakukan penangkapan, para pelaku sedang duduk di rumah penadah. Unit Opsnal pun langsung mengamankan dan melakukan interogasi kepada 5 orang tersangka," ujarnya.

Petugas kepolisian kemudian membawa keempat pelaku untuk mencari pelaku lainnya yang diduga terlibat dalam sindikat itu. Namun, saat proses pengembangan itu, para pelaku kompak mencoba melarikan diri, sehingga terpaksa ditembak di bagian kakinya.

"Ketika melakukan pengembangan, para pelaku mencoba untuk melarikan diri, sehingga petugas melakukan tindakan tindakan tegas dan terukur," kata Agus.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, para pelaku ini memiliki peran yang berbeda-beda. Perwira menengah Polri itu mengatakan saat kejadian pelaku Haikal berboncengan dengan Dani. Sementara pelaku Afdal Zikry membonceng Refaldo.

Lalu, setelah memepet motor korban, pelaku Haikal mematikan kunci motor korban. Kemudian, Refaldo menodongkan parang itu kepada korban. Usai motor dirampas, pelaku Dani lah yang membawa kabur motor korban.

"Uang tunai sebesar Rp 1.500.000 hasil penjualan sepeda motor akan dibagikan. Pelaku mengakui telah melakukan pencurian dengan kekerasan sebanyak 3 kali di wilayah hukum Polsek Medan Timur," pungkasnya.

Kanit Reskrim Polsek Medan Area Iptu M Yusuf Sidabutar mengatakan antara korban dan para pelaku ini tidak saling mengenal. Sementara uang hasil membegal itu digunakan para pelaku untuk biaya kehidupan sehari-hari.

"(Uang) untuk kebutuhan sehari-hari. Mereka tidak pakai narkoba," jelasnya.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video Begal Todong Sajam dan Rampas Motor Korban di Jalanan Jakpus"
[Gambas:Video 20detik]
(fnr/mjy)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads