Imigrasi Batam Amankan Ratusan WNA, Diduga Terkait Love Scamming

Kepulauan Riau

Imigrasi Batam Amankan Ratusan WNA, Diduga Terkait Love Scamming

Alamudin Hamapu - detikSumut
Rabu, 06 Mei 2026 14:38 WIB
Imigrasi Batam Amankan Ratusan WNA, Diduga Terkait Love Scamming
Foto: Petugas Imigrasi Batam melakukan pengamanan dan pemeriksaan di Apartemen Baloi View, Batam, Rabu (6/5/2026). (dok. Istimewa)
Batam -

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam dikabarkan mengamankan ratusan warga negara asing (WNA) dalam penggerebekan di Apartemen Baloi View, Lubuk Baja, Batam, pagi tadi. Para WNA tersebut diduga terlibat dalam aktivitas penipuan daring atau love scamming.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Wahyu Eka Saputra membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan hingga saat ini pihaknya masih melakukan pendataan terhadap jumlah pasti WNA yang diamankan.

"Ada penindakan, untuk angka yang diamankan masih dihitung, ada ratusan," kata Wahyu, Rabu (6/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Wahyu menyebut, indikasi sementara mengarah pada aktivitas scamming. Namun, pihaknya masih melakukan pendalaman untuk memastikan bentuk pelanggaran yang dilakukan para WNA tersebut.

"Indikasi ke arah scamming, cuman pastinya nanti kita lihat hasil pendalaman kami," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Menurut Wahyu, operasi tersebut merupakan rangkaian kegiatan deteksi dan pengumpulan bahan keterangan yang telah dilakukan sebelumnya oleh pihak Imigrasi Batam.

"Ini kan serangkaian kegiatan deteksi dari pengumpulan bahan dan keterangan hingga persiapan lainnya," ungkapnya.

Seluruh WNA yang diamankan saat ini dibawa ke Kantor Imigrasi Batam Center untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Imigrasi juga belum merinci asal negara para WNA tersebut.

"WNA dari mana saja, nanti ya (dijelaskan)," ujarnya singkat.

Wahyu menambahkan, pihaknya akan menyampaikan informasi lengkap setelah proses pendataan dan pemeriksaan selesai dilakukan agar informasi yang disampaikan akurat.

"Untuk utuhnya kami sampaikan agar informasinya akurat, ini pagi tadi baru diamankan," ujarnya.




(mjy/mjy)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads