Bocah Diduga Diikat-Disodomi Pria di Deli Serdang, Pelaku Ditahan

Bocah Diduga Diikat-Disodomi Pria di Deli Serdang, Pelaku Ditahan

Finta Rahyuni - detikSumut
Kamis, 30 Apr 2026 20:41 WIB
ilustrasi kejahatan kriminal perampokan pembunuhan pemerkosaan pencopetan
Ilustrasi kriminal (Foto: andi saputra)
Deli Serdang -

Bocah laki-laki berusia 9 tahun diduga diikat dan disodomi oleh seorang pria berinisial R di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut). Saat ini, polisi telah menahan pelaku.

RH selaku buyut korban mengatakan cicitnya itu awalnya berpamitan hendak menginap di rumah keluarga mereka pada Sabtu (25/4/2026). Saat itu, korban sempat bermain futsal bersama abangnya

Setelah selesai bermain futsal, abang korban pulang ke rumah buyutnya itu. Sementara korban dirayu pelaku untuk pergi berkeliling.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Abang korban sempat melihat korban dibawa pelaku. Namun, abang korban tidak menaruh curiga karena memang sudah mengenali pelaku.

"Pas bubar, jumpa si R (pelaku), tadinya mau ngajak abangnya (korban), abangnya nggak mau. Jadi, korban lah yang dirayu (pelaku)," kata RH, Kamis (30/4).

ADVERTISEMENT

Lalu, pada Minggu (26/4) sekira pukul 05.00 WIB, korban yang memang tinggal bersama buyutnya itu, tiba-tiba pulang ke rumah. RH mengaku kaget melihat hal itu.

Alhasil, RH menanyai korban. Saat itulah, korban menceritakan bahwa dirinya telah disodomi pelaku. Korban mengaku dibawa ke rumah R yang saat itu dalam kondisi kosong.

"Katanya dibawa jalan-jalan sama R, dibawa ke rumahnya yang kosong. Katanya ditelanjangi, kaki diikat, terus celana digantung di atas biar nggak bisa diambil," jelasnya.

Mendengar hal itu, RH pun mengajak cucunya menuju rumah kepala lingkungan setempat untuk mengajak kepling mencari pelaku. Namun, kebetulan, kepling tersebut sedang tidak berada di rumah.

Alhasil, cucu RH memutuskan untuk pergi menemui pelaku ke rumahnya pada Minggu malam. Saat ditanyai, pelaku membantah telah menyodomi korban.

Warga sekitar yang mengetahui soal kejadian itu sempat memukuli pelaku. Belakangan, pelaku dibawa ke kantor polisi.

"Langsung ditangkap, itulah dibawa kepling juga ke kantor polisi," ujar RH.

RH mengatakan korban dan abangnya memang tinggal bersamanya. Pasalnya, orang tua korban telah berpisah dan ibu korban pergi merantau ke Malaysia.

Sedihnya, korban juga enggak pergi bersekolah pada hari ini karena sempat diejek oleh teman-temannya yang mengetahui kejadian itu.

"Enggak sekolah karena semalam dia diejek sama kawannya, nangis dia pulang sekolah semalam," ujarnya.

Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Medan Iptu Dearma Sinaga mengatakan pelaku kini telah ditahan. Saat ini, penyidik tengah mendalami kasus tersebut.

"(Pelaku) sudah ditahan," kata Dearma.




(fnr/afb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads