Satu unggahan yang menunjukkan adanya dua pria yang mencuri handphone dari salah satu warung mie sop di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut), viral di media sosial. Kedua pelaku melancarkan aksinya dengan modus ingin mengutip sampah.
Berdasarkan video yang dilihat detikSumut, Senin (27/4/2026), terlihat ada dua orang yang datang dengan menaiki becak barang. Salah seorang di antaranya, yakni pria yang mengenakan jaket putih, turun dari becak dan berpura-pura mengorek sampah.
Lalu, pria berbaju putih itu masuk ke dalam warung makan tersebut dan mengambil hp yang tengah dicas. Di warung itu memang terlihat tak ada orang karena peristiwanya terjadi pada dini hari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah itu, pria itu keluar dari dalam warung. Pengunggah mengatakan bahwa yang kehilangan hp itu adalah penjaga malam di warung mie sop tersebut.
Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Medan Iptu Bimo Setiadi mengatakan pencurian itu terjadi di Mie Sop Bacok Rindu di Jalan Datuk Kabu Pasar 3, Kecamatan Percut Sei Tuan, Minggu (19/4) sekira pukul 03.15 WIB. Atas kejadian ini, korban telah membuat laporan ke Polrestabes Medan.
Usai menerima laporan tersebut, petugas kepolisian pun menyelidikinya dan menangkap salah seorang pelaku bernama Fernanto Simanjuntak (31) di Jalan Garuda, Kecamatan Medan Denai, Jumat (24/4).
"Tim 2 JCS Polrestabes Medan mengamankan pelaku FS di Jalan Garuda," kata Bimo.
Usai ditangkap, pelaku diboyong ke Polrestabes Medan untuk proses pemeriksaan lebih lanjut. Berdasarkan hasil pemeriksaan, kata Bimo, pelaku mengaku melakukan aksinya bersama seorang rekannya.
Mantan Kanit Reskrim Polsek Medan Helvetia itu menyebut pihaknya kini masih mengejar rekan pelaku tersebut.
"Pelaku melakukan aksinya bersama dengan rekannya yang masih DPO dengan cara berboncengan menaiki becak sambil mencari nasi sisa untuk makanan peliharaannya," jelasnya.
Bimo menyebut para pelaku melancarkan aksinya dengan modus berpura-pura memungut sampah di depan warung itu. Setelan itu, pelaku Fernanto masuk ke dalam warung dan mengambil handphone yang tengah dicas.
Usai mencuri hp tersebut, para pelaku pun pergi melarikan diri.
"Para pelaku berpura-pura memungut sampah dengan mengendarai becak motor. Salah satu pelaku, yakni FS masuk ke dalam tempat usaha dan mengambil hp yg lagi di-charger," kata Bimo.
Perwira pertama Polri itu mengatakan hp itu kemudian dipegang dan dijual oleh rekan FS. Pada pagi harinya, keduanya pun bertemu. Lalu, rekan FS memberikan bagian dari hasil penjualan hp itu kepada FS sebesar Rp 120 ribu.
"Pada saat pagi hari, terduga pelaku FS dan rekannya bertemu lagi. Lalu, pelaku FS diberi Rp 120.000, uang hasil penjualan hp," pungkasnya.
Simak Video "Video: Momen Polisi Gagalkan Peredaran 50 Kg Sabu di Tol Lubuk Pakam"
[Gambas:Video 20detik]
(fnr/mjy)











































