Mahasiswi Unimed yang Meninggal Dunia di Dalam Kos Diautopsi

Mahasiswi Unimed yang Meninggal Dunia di Dalam Kos Diautopsi

Nizar Aldi - detikSumut
Jumat, 13 Mar 2026 18:00 WIB
Conceptual shot of feet with a hospital information ring and tag representing death
Foto: Getty Images/nico_blue
Medan -

Seorang mahasiswi Universitas Negeri Medan (Unimed) Maria Naibaho (22) ditemukan tewas di dalam kosnya Jalan Rela, Kota Medan. Jasad Maria selanjutnya diautopsi di RS Bhayangkara Medan.

"Sudah selesai (autopsi)," kata Mangatur Naibaho, orang tua Maria, saat dikonfirmasi, Jumat (13/3/2026).

Setelah diautopsi, jasad Maria kemudian dibawa ke rumah duka. "Ini masih di jalan pulang dari RS Bhayangkara," tutur Anggota DPRD Tebing Tinggi ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Mangatar putrinya sempat mengeluh sakit sebelum meninggal dunia. Keluhan itu disampaikan Maria kepada ibunya pada Selasa (10/3).

"Selasa kemarin mamanya via WA, ada ngeluh demam dia," sebutnya.

ADVERTISEMENT

Kapolsek Medan Tembung Kompol Ras Maju Tarigan belum bisa memastikan penyebab kematian Maria. Sebab, pihaknya mengatakan pihaknya masih menunggu hasil autopsi.

"(Penyebab) masih didalami, mau diautopsi, jadi kita tunggu hasil autopsinya," katanya.

Ras Maju menyebut mayat korban ditemukan, tadi malam. Penemuan mayat itu berawal dari kecurigaan pacar korban yang awalnya datang untuk menemui korban. Namun, saat itu, pintu kamar korban dalam keadaan terkunci dan tidak merespons saat dipanggil.

Pacar korban pun memanggil sejumlah orang lainnya. Pada saat itu, mereka mencium bau busuk dari kamar korban. Alhasil, mereka memutuskan untuk mendobrak pintu kamar itu.

Saat itu, korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia di atas kasur dengan kondisi hanya mengenakan sarung, tanpa pakaian. Penemuan jasad korban itu pun dilaporkan ke pemilik kos hingga diteruskan ke Polsek Medan Tembung. Ras Maju mengatakan pihaknya langsung menuju lokasi untuk melakukan olah TKP.

"Begitu dapat informasi, kita langsung ke lokasi. Kita panggilkan inafis, kita bawa jasadnya ke RS Bhayangkara untuk diautopsi," jelasnya.

Mantan Kasat Reskrim Polres Tanah Karo itu mengatakan bahwa dari hasil pengecekan sementara, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Namun, dari hasil pemeriksaan saksi-saksi, pada Selasa (10/3) korban memang sempat menghubungi orang tuanya dan memberitahu bahwa dirinya tengah sakit.

Meski begitu, pihak kepolisian masih menyelidiki lebih lanjut penyebab kematian korban.

"Secara kasat mata nggak ada (tanda-tanda kekerasan). Namun, memang Selasa sore itu korban menelepon orang tuanya bilang bahwa dia sakit demam, baru besoknya nggak ada (kabar) lagi. Untuk penyebab pasti kematian korban masih kami selidiki," pungkasnya.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video Tarif Baru Parkir di Medan: Motor Rp 2 Ribu, Mobil 4 Ribu"
[Gambas:Video 20detik]
(astj/astj)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads