Mahasiswi yang Ditemukan Tewas di Kos Ternyata Anak Anggota DPRD

Mahasiswi yang Ditemukan Tewas di Kos Ternyata Anak Anggota DPRD

Nizar Aldi - detikSumut
Jumat, 13 Mar 2026 13:45 WIB
Mahasiswi yang Ditemukan Tewas di Kos Ternyata Anak Anggota DPRD
Petugas kepolisian saat olah TKP penemuan mayat. (Foto: dok. Polsek Medan Tembung)
Medan -

Seorang mahasiswi Universitas Negeri Medan (Unimed) bernama Maria Naibaho (22) ditemukan tewas di dalam kamar kosnya di Jalan Rela, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan. Maria ternyata anak Anggota DPRD Kota Tebing Tinggi Mangatur Naibaho.

"Benar (anak saya), semalam (dapat informasi Maria meninggal dunia)," kata Mangatur Naibaho saat dihubungi, Jumat (13/3/2026).

Politisi PDIP ini menyebutkan jika pada Selasa (10/3), anaknya sempat mengeluh demam kepada keluarga. Hal itu disampaikan Maria melalui WhatsApp.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Selasa kemarin mamanya via WA, ada ngeluh demam dia," sebutnya.

Jasad Maria telah selesai diautopsi di RS Bhayangkara Medan. Saat ini, jenazah sedang menuju rumah duka.

ADVERTISEMENT

"Sudah selesai (autopsi), ini masih di jalan pulang dari RS Bhayangkara," tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, seorang mahasiswi Universitas Negeri Medan (Unimed) bernama Maria Naibaho (22) ditemukan tewas di dalam kamar kosnya di Jalan Rela, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan. Polisi saat ini masih menyelidiki penyebab kematian korban.

"(Penyebab) masih didalami, mau diautopsi, jadi kita tunggu hasil autopsinya," kata Kapolsek Medan Tembung Kompol Ras Maju Tarigan saat dikonfirmasi detikSumut, Jumat (13/3).

Ras Maju menyebut mayat korban ditemukan, tadi malam. Penemuan mayat itu berawal dari kecurigaan pacar korban yang awalnya datang untuk menemui korban. Namun, saat itu, pintu kamar korban dalam keadaan terkunci dan tidak merespons saat dipanggil.

Pacar korban pun memanggil sejumlah orang lainnya. Pada saat itu, mereka mencium bau busuk dari kamar korban. Alhasil, mereka memutuskan untuk mendobrak pintu kamar itu.

Saat itu, korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia di atas kasur dengan kondisi hanya mengenakan sarung, tanpa pakaian. Penemuan jasad korban itu pun dilaporkan ke pemilik kos hingga diteruskan ke Polsek Medan Tembung. Ras Maju mengatakan pihaknya langsung menuju lokasi untuk melakukan olah TKP.

"Begitu dapat informasi, kita langsung ke lokasi. Kita panggilkan inafis, kita bawa jasadnya ke RS Bhayangkara untuk diautopsi," jelasnya.

Mantan Kasat Reskrim Polres Tanah Karo itu mengatakan bahwa dari hasil pengecekan sementara, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Namun, dari hasil pemeriksaan saksi-saksi, pada Selasa (10/3) korban memang sempat menghubungi orangtuanya dan memberitahu bahwa dirinya tengah sakit.

Meski begitu, pihak kepolisian masih menyelidiki lebih lanjut penyebab kematian korban.

"Secara kasat mata nggak ada (tanda-tanda kekerasan). Namun, memang Selasa sore itu korban menelepon orangtuanya bilang bahwa dia sakit demam, baru besoknya nggak ada (kabar) lagi. Untuk penyebab pasti kematian korban masih kami selidiki," pungkasnya.




(nkm/nkm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads