Pembegal Mahasiswa USU Ngaku Polisi, Polsek Bantah

Pembegal Mahasiswa USU Ngaku Polisi, Polsek Bantah

Finta Rahyuni - detikSumut
Rabu, 25 Feb 2026 15:20 WIB
Ilustrasi Begal
Ilustrasi begal (Foto: Ilustrasi oleh Mindra Purnomo)
Medan -

Seorang mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) Farhan Arisy Pakpahan (23) mengalami percobaan pembegalan di Kota Medan, oleh dua pria yang mengaku-ngaku sebagai personel kepolisian. Polisi memastikan keduanya bukanlah anggota polisi.

Kanit Reskrim Polsek Medan Baru Iptu Fandi Setiawan mengatakan pihaknya telah mengeceknya dan memastikan kedua pria tersebut bukanlah polisi.

"Kalau itu nggak polisi, sudah kami cek. Iya (mengaku-ngaku)," kata Fandi saat dikonfirmasi detikSumut, Rabu (25/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Fandi mengatakan pihaknya juga tengah menyelidiki laporan percobaan pembegalan yang dilaporkan oleh korban tersebut. Saat ini, para terduga pelaku tengah dicari.

"Pelaku kami lidik," jelasnya.

ADVERTISEMENT

Sementara terkait dugaan bahwa korban juga dimintai sejumlah uang oleh pria diduga oknum TNI yang awalnya menyelamatkannya, Kodam I/BB tengah mengecek kebenaran informasi itu dan mengecek apakah pria itu memang personel TNI atau tidak.

"Akan kami cek dulu kebenarannya," kata Wakapendam I/BB Letkol Inf Parada Napitupulu.

Sebelumnya, Farhan mengatakan percobaan pembegalan itu terjadi pada 13 Februari 2026 sekira pukul 23.30 WIB di depan pemakaman Kristen di Jalan Jamin Ginting, Kecamatan Medan Baru. Saat itu, Farhan baru saja pulang mengantar teman kerjanya ke dekat Pajak USU, tak jauh dari lokasi kejadian.

Pada saat Farhan hendak pulang menuju rumah kosnya, dia tiba-tiba dipepet dan dicegat dua orang pria. Satu di antaranya mengenakan jaket ojek online dan satu lagi mengenakan jaket layanan pesan antar makanan dan diduga hendak merampas sepeda motor korban.

"Pas saya mau balik lagi ke kos, ada dua orang yang langsung mencegat saya, satu orang ngambil kunci, satu orang langsung memiting," kata Farhan, Selasa (24/2).

Saat dipiting itu, Farhan pun berteriak meminta tolong dan meneriaki kedua pria itu sebagai begal. Warga pun berdatangan.

Pada saat warga sudah ramai, kedua pria itu pun langsung mengaku-ngaku sebagai personel kepolisian yang hendak menangkap Farhan. Mahasiswa semester 8 itu dituduh sebagai pelaku pemerkosaan anak di bawah umur.

"Mereka mengaku polisi, sempat saya mau dibawa dia, kata mereka 'ayo ikut kami, kami polisi' katanya," jelasnya.




(afb/afb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads