Pria inisial JS (39) membakar rumahnya sendiri hingga hangus di Desa Tapian Nauli I, Kecamatan Tapian Nauli, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara (Sumut). Aksi itu dilakukan JS diduga setelah terlibat perselisihan dengan istrinya.
"Diduga dipicu oleh emosi sesaat pertengkaran (cekcok) rumah tangga, suaminya berinisial JS (39) yang membakar rumah miliknya sendiri setelah terlibat perselisihan dengan sang istri," kata Kapolres Tapanuli Tengah, AKBP Muhammad Alan Haikel, Minggu (8/2/2026).
Alan mengatakan peristiwa kebakaran tersebut terjadi pada Sabtu (7/2/2026). Saat itu, dalam kondisi emosi JS mendatangi rumah mertuanya yang berdekatan dengan rumah miliknya. Sambil berteriak, JS meminta istrinya ES (29) untuk mengeluarkan barang-barang dari dalam rumah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dalam kondisi emosi, terlapor sempat mendatangi rumah mertuanya yang berdekatan dengan rumah miliknya sambil berteriak meminta istrinya mengeluarkan barang-barang dari dalam rumah," kata Alan.
Tak lama kemudian, JS yang tersulut emosi karena istrinya tak mengindahkan permintaannya. JS lalu langsung menyulut api ke rumah semi permanen yang ia tempati bersama istrinya itu.
"Kurasa karena tidak dituruti permintaan suaminya dalam pertengkaran tersebut, sehingga emosi dan membakar rumah yang mereka tempati," ucapnya.
Melihat kobaran api, warga sekitar bersama petugas pemadam kebakaran segera melakukan pemadaman agar api tidak merambat ke bangunan lain. Api berhasil dipadamkan, namun rumah beserta isinya ludes terbakar.
"Hangus terbakar rumah semi permanennya,"ucapnya.
Berdasarkan keterangan saksi dan hasil pemeriksaan awal, pasangan suami istri itu diketahui telah berselisih dan pisah rumah sejak November 2025. "Udah pisah sejak November 2025 lalu mereka ini," ucapnya.
Personel petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) dan memasang garis polisi. Tim Inafis juga melakukan olah TKP serta mengamankan barang bukti berupa potongan kayu, seng sisa pembakaran, dan serpihan meteran listrik.
"Saat ini kami masih memeriksa sejumlah saksi dan melakukan penyelidikan lebih lanjut," pungkas Alan.
(dhm/dhm)











































