Kakek yang Diduga Cabuli Puluhan Anak SD di Deli Serdang Ditahan

Kakek yang Diduga Cabuli Puluhan Anak SD di Deli Serdang Ditahan

Finta Rahyuni - detikSumut
Sabtu, 07 Feb 2026 11:02 WIB
Kakek yang Diduga Cabuli Puluhan Anak SD di Deli Serdang Ditahan
Foto: Andhika Akbarayansyah
Deli Serdang -

Seorang kakek yang bekerja sebagai pedagang berinisial L (65) diduga mencabuli puluhan bocah SD di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut). Saat ini, pihak kepolisian sudah menetapkan L menjadi tersangka dan menahannya.

"(Statusnya) tahanan," kata Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Medan Iptu Dearma Sinaga saat dikonfirmasi, Sabtu (7/2/2026).

Dearma mengatakan sejauh ini ada sekitar 13 orang yang diduga menjadi korban L. Namun, pihak kepolisian masih mendalaminya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Korbannya ada 13 orang," jelasnya.

Sebelumnya, Kepala dusun setempat bernama Zulfan mengatakan dirinya awalnya dihubungi oleh kepala sekolah tempat para korban bersekolah dan memberitahu soal dugaan pencabulan itu, Kamis (5/2) pagi. Usai menerima informasi itu, Zulfan pun langsung menuju sekolah tersebut.

ADVERTISEMENT

Zulfan mengatakan di lokasi tersebut ada 3 sekolah SD yang berada di areal yang sama. Setibanya di lokasi, Zulfan menemukan sudah ramai guru dan warga yang berkumpul. Peristiwa itu terungkap usai ada korban yang menceritakan soal dugaan pecabulan yang dialaminya.

Dia menyebut awalnya kakek tersebut tidak mengakui soal dugaan pencabulan itu. Namun, setelah diinterogasi lebih lanjut, L pun mengakui telah melakukan aksi, seperti menyibak rok para korban, mencium bibirnya dan memangkunya.

Selain itu, kata Zulfan, di handphone L juga ditemukan foto-foto korban. Berdasarkan pencatatan, hingga kemarin ada sekira 15-20 orang anak yang menjadi korban terduga pelaku.

"Kurang saya lihat di situ ada 15 sampai 20 orang gitu. Iming-imingnya uang Rp 2 ribuan gitu," kata Zulfan saat dikonfirmasi, Jumat (6/2).

Kasi Humas Polsek Medan Tembung Aiptu Sir Jhon Milala mengatakan pihaknya memang dihubungi oleh pemerintah desa. Usai mendapatkan informasi itu, petugas kepolisian pun turun ke lokasi. Setelah itu, kakek tersebut diamankan ke Unit PPA Satreskrim Polrestabes Medan.

"Karena itu kan Perlindungan Perempuan dan Anak jadi dilimpahkan ke PPA Polrestabes. Jadi, di sana yang mengamankan," kata Sir Jhon saat dikonfirmas detikSumut.

Berdasarkan informasi yang diterima pihaknya saat mengamankan kakek tersebut, ada lebih dari 10 orang yang diduga menjadi korban pencabulan itu. Anak SD ini diduga diiming-imingi dengan uang jajan.

"Kalau menurut yang dicatat itu lebih dari 10 (orang), mungkin nanti pengembangan lagi dari PPA. (Informasinya) ada yang dipeluk, dicium, dipegang tangannya, dipangku sama dijanjiin uang jajan," pungkasnya.




(nkm/nkm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads