Wali Kota Madiun Terjaring OTT KPK, Diduga Terkait Fee Proyek dan Dana CSR

Wali Kota Madiun Terjaring OTT KPK, Diduga Terkait Fee Proyek dan Dana CSR

Tim detikNews - detikSumut
Senin, 19 Jan 2026 16:33 WIB
Wali Kota Madiun Terjaring OTT KPK, Diduga Terkait Fee Proyek dan Dana CSR
Foto: Ilustrasi KPK. (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Wali Kota Madiun, Maidi terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK. Dalam OTT itu, ada sejumlah orang yang diamankan.

"Benar, hari ini Senin (19/1), tim sedang ada kegiatan penyelidikan tertutup, dengan mengamankan sejumlah 15 orang, di wilayah Madiun, Jawa Timur," kata Jubir KPK Budi Prasetyo kepada wartawan, Senin (19/1/2026) dilansir detikNews.

"Salah satunya Wali Kota Madiun," ucapnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

KPK menyebut OTT ini berkaitan dengan kasus dugaan fee proyek dan dana corporate social responsibility (CSR) di Kota Madiun.

"Peristiwa tertangkap tangan ini diduga terkait dengan fee proyek dan dana CSR di wilayah Kota Madiun," kata Budi.

ADVERTISEMENT

Budi menambahkan Maidi ditangkap bersama belasan orang lainnya. Mereka diamankan di Madiun, Jawa Timur.

Dalam OTT itu, KPK juga ada mengamankan sejumlah uang.

"Tim juga mengamankan barang bukti dalam bentuk uang tunai," kata Budi.

Namun, Budi belum menguraikan detail siapa pihak pemberi dan penerima uang itu. Dia mengatakan ada sembilan orang, termasuk Wali Kota Madiun yang dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Senilai ratusan juta rupiah," ucapnya.

Para pihak yang kena OTT berstatus terperiksa. KPK punya waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum mereka.

Baca selengkapnya di sini




(mjy/mjy)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads