Polda Sumut Sita Lagi Aset Apin BK, Kali Ini 4 Ruko Senilai Rp 5 Miliar

Polda Sumut Sita Lagi Aset Apin BK, Kali Ini 4 Ruko Senilai Rp 5 Miliar

Datuk Haris Molana - detikSumut
Rabu, 19 Okt 2022 18:07 WIB
Ruko Apin BK yang disita Polda Sumut di Deli Serdang.
Ruko Apin BK yang disita Polda Sumut di Deli Serdang. (Foto: Datuk Haris/detikSumut)
Medan -

Polisi terus memburu sejumlah aset yang diduga kuat menjadi lahan pencucian uang oleh bos judi online Apin BK. Kali ini, penyidik Polda Sumut kembali menyita empat ruko di kompleks supermarket yang ada di Kecamatan Tanjung Morawa, Deli Serdang.

Pantauan detikSumut, Rabu (19/10/2022), penyidik yang tiba di lokasi langsung melakukan garis polisi di ruko milik bandar judi online itu. Polisi juga menyegel dan memasang plang informasi penyitaan.

Setelah itu, petugas beranjak ke lokasi lainnya yang berada di Jalan Danau Singkarak, Medan. Sesampai di lokasi, petugas langsung menempelkan stiker serta plang penyitaan.


"Hari ini, penyidik Ditresmkrimsus Polda Sumut bersama dengan penyidik dari Bareskrim Polri untuk yang kelima kalinya melakukam penyitaan aset milik tersangka Apin BK," kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Hadi Wahyudi di lokasi.

Hadi mengatakan penyitaan tersebut merupakan bagian dari proses penyidikan yang terus dilakukan dan dikembangkan oleh penyidik.

"Hari ini kita menyita dua aset yang berlokasi di kompleks swalayan.
Kemudian duanya lagi di Jalan Danau Singkarak," ujar Hadi.

Dari keempat aset yang disita hari ini, Hadi menyebut nilainya ditaksir mencapai Rp 5 miliar lebih.

"Total untuk hari ini yang disita sebanyak 5,6 miliar," sebut Hadi.

Hadi menegaskan ini adalah komitmen pimpinan Polri untuk mengungkap kasus tindak pidana perjudian yang ada di Sumut.

Sebelumnya diberitakan, penyidik pertama kali menyita warung warna warni milik Apin BK alias Jonni di kompleks elit Cemara Asri.

"Penyitaan aset milik Apin BK merupakan bagian dari penyidikan yang dilakukan Dit Reskrimsus Polda Sumut," sebut Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi, Jumat (23/9).

Selain warung warna warni, penyitaan juga dilakukan pada sebuah bangunan diseberang warung tersebut dan juga bangunan lainnya tak jauh dari lokasi tersebut.

Kemudian, penyitaan kedua dilakusn pada Kamis (6/10). Penyidik menyita lima aset Apin BK yang tersebar di beberapa tempat di Medan.

"Kami dari jajaran Krimsus Polda Sumut melaksanakan kegiatan memasang plang di lima aset yang telah diketahui bahwa hari ini dilakukan kegiatan untuk penyitaan daripada aset yang telah ditentukan sesuai dengan penetapan dari Pengadilan Negeri Medan," kata Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP Herwansyah.

Herwansyah mengatakan aset tersebut merupakan milik dari tersangka Apin BK. Ada lima aset di lima tempat berbeda.

"Ini aset daripada inisial J alias A yang sudah kita laksanakan penyelidikan dan penyidikan untuk kegiatan perjudian di Sumatera Utara. Hari ini kita akan melaksanakan penyitaan di lima aset, lima lokasi tempat dan bangunan," sebut Herwansyah.

Kelima aset itu terletak di Cemara Asri, kedua di daerah Petisah, Jalan Danau Singkarak, yang ketiga di Jalan Merbau, ke empat di Jalan Airlangga dan yang terakhir nanti di kompleks Royal Sumatera.

Kemudian penyitaan yang ketiga dilakukan pada Senin (17/10). Penyidik menyita aset berupa tanah beserta bangunannya berupa ruko.

"Hari ini kita laksanakan di dua lokasi," kata Herwansyah didamping Ps Kasubdit Fismondev Kompol Hartono.

Kedua lokasi itu berada di Jalan Boulevard Timur dan Jalan Cemara Asri, Percut Sei Tuan.

Banyak lagi aset Apin BK yang disita. Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.



Simak Video "Kejari Medan Tahan 15 Anak Buah Bos Judi Online Apin BK"
[Gambas:Video 20detik]