Kini Polda Sumut Libatkan Interpol untuk Buru Bos Judi Cemara Asri

Round Up

Kini Polda Sumut Libatkan Interpol untuk Buru Bos Judi Cemara Asri

Tim detikSumut - detikSumut
Rabu, 05 Okt 2022 07:07 WIB
Rumah mewah Apin Bk bos judi online di Komplek Cemara Asri (Goklas Wisely/detikSumut)
Foto: Goklas Wisely
Medan -

Bos judi online Cemara Asri yang kini sudah ditetapkan sebagai tersangka, Apin BK alias Jonni, masih terus diburu oleh Polda Sumut. Terbaru, Polda Sumut mengatakan red notice untuk menangkap Apin telah terbit.

"Red notice Apin BK telah terbit," kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi, Selasa (4/10/2022).

Red notice itu telah terbit sejak tanggal 30 September 2022 yang lalu. Dengan terbitnya red notice ini, Apin BK akan ikut diburu oleh interpol.


"Polri sudah meminta bantuan Interpol melalui Divhubinter untuk melacak tersangka (Apin BK). Selanjutnya Polri akan melakukan kerja sama pencarian tersangka dengan kerja sama P to P atau NCB Interpol to NCB Interpol," ujar Hadi.

Untuk diketahui, diburunya Apin BK berawal dari penggerebekan lokasi judi online di Komplek Cemara Asri, Deli Serdang, Sumatera Utara pada 9 Agustus 2022 yang lalu. Penggerebekan itu dipimpin langsung Kapolda Sumut Irjen RZ Panca Putra Simanjuntak.

Lokasi itu kemudian diketahui milik Apin BK alias Jonni. Pada saat penggerebekan, Apin sudah tidak berada di lokasi. Dan menurut keterangan polisi, Apin langsung meninggalkan Indonesia saat itu juga.

Selanjutnya, polisi menetapkan bos judi online tersebut menjadi tersangka. Polisi kemudian menetapkan Apin masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Polisi juga menyegel lokasi judi yang digerebek itu. Penyegelan dilakukan dalam rangka pengawasan terkait pengenaan pasal tindak pidana pencucian uang (TPPU) pada kasus perjudian tersebut.



Simak Video "Rincian Aset Rp 158 M Bos Judi Online Apin BK yang Disita Polisi"
[Gambas:Video 20detik]
(afb/afb)