1153 Orang Meninggal Akibat Lakalantas di Sumut dalam 8 Bulan Terakhir

1153 Orang Meninggal Akibat Lakalantas di Sumut dalam 8 Bulan Terakhir

Datuk Haris Molana - detikSumut
Senin, 03 Okt 2022 21:49 WIB
Wakapolda Sumut, Brigjen Dadang Hartanto saat menggelar apel Operasi Zebra Toba 2022. Istimewa
Wakapolda Sumut, Brigjen Dadang Hartanto saat menggelar apel Operasi Zebra Toba 2022. Istimewa
Medan -

Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara (Sumut) mencatat terjadi 4.306 kasus Kecelakaan Lalulintas (Laklantas) dalam 8 bulan terakhir. Korban jiwa akibat kecelakaan tersebut sebanyak 1.153 orang meninggal dunia.

"Selama periode Januari-Agustus 2022, telah terjadi 4.306 kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan korban meninggal dunia sebanyak 1.153 orang," sebut Wakapolda Sumut, Brigjen Dadang Hartanto saat menggelar apel Operasi Zebra Toba 2022, di Lapangan Mapolda Sumut, Senin (3/10/2022).

Hal itu, tentu tidak terlepas dari rendahnya kesadaran dan kepatuhan para pengguna jalan sehingga berpotensi menimbulkan kemacetan, kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan kerugian materil maupun korban jiwa.


Selain korban meninggal dunia, ada 1.443 orang mengalami luka berat, 4.789 orang mengalami luka ringan serta kerugian materil lebih dari Rp 11 miliar. Untuk Operasi Zebra Toba 2022 sebagai kegiatan preemtif dan preventif dengan didukung pola penegakan hukum secara elektronik menggunakan ETLE Statis dan mobile maupun teguran secara simpatik.

"Penegakan hukum hanya dilakukan dengan menggunakan ETLE dengan tujuh pelanggaran prioritas. Jadi sifatnya pun kalau ada pelanggaran sifatnya teguran agar masyarakat tahu bahwa yang dia lakukan itu perbuatan salah," sebut Dadang.

Kepada petugas, Dadang meminta agar melaksanakan tugas secara profesional, bermoral dan humanis. Melakukan deteksi dini, pemetaan terhadap lokasi atau tempat yang rawan kemacetan, pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan kepada masyarakat tentang berlalu lintas melalui sosialisasi pada media cetak elektronik maupun media sosial.

"Kita berharap masalah berlalu lintas adalah masalah kita bersama. Jadi harus kita laksanakan dan dukung bersama. Untuk warga masyarakat saya berharap dalam melaksanakan kegiatan di jalan berlalu lintas patuhi segala peraturan berlalu lintas. Jangan sampai terjadi korban sia- sia di jalan," sebut Dadang.



Simak Video "Penampakan Kobaran Api yang Membakar Ruang Tipikor Polda Sumut "
[Gambas:Video 20detik]
(bpa/bpa)