Tersinggung Chatting WhatsApp, Seorang Pria Aniaya Wanita di Batam

Kepulauan Riau

Tersinggung Chatting WhatsApp, Seorang Pria Aniaya Wanita di Batam

Alamaudin Hamapu - detikSumut
Sabtu, 01 Okt 2022 08:20 WIB
Pelaku RH(Berbaju Merah) Saat diamankan oleh Unit Reskrim Polsek Sei Beduk, Jumat (30/9/2022). Dokumen Humas Polresta Barelang
Foto: Pelaku RH(Berbaju Merah) Saat diamankan oleh Unit Reskrim Polsek Sei Beduk, Jumat (30/9/2022). Dokumen Humas Polresta Barelang
Batam -

Seorang pria beristri berinisial RH(34) diamankan polisi karena menganiaya dan merusak barang seorang perempuan di kawasan Sei Beduk, Kota Batam. Pria tersebut merasa tersinggung saat Chatting dengan korban di aplikasi WhatsApp.

"Kejadian bermula pada Kamis (29/9/2022) lalu. Pelaku berinisial RH mengirimkan sebuah video berisikan kata-kata bahwa pelaku berharap balasan cinta korban. Korban menolak karena mengetahui pelaku telah beristri," kata Kapolsek Sei Beduk, AKP Betty Novia, Jumat (30/9/2022).

Karena ditolak oleh Korban, Kemudian RH mengirimi korban stiker WhatsApp tak senonoh. Korban membalas pesan pelaku dan membuat pelaku emosi.


"Korban menjawab 'Itu punya istrimu ya', lalu RH marah dan mengancam dan mendatangi korban," jelas Betty.

Korban yang ketakutan lalu berencana menginap di rumah temannya. Usai mengemasi pakaiannya menyiapkan dan hendak pergi. Pelaku RH telah tiba di rumah korban.

"Pelaku membahas isi Chatingan yang membuat Ia tersinggung. Lalu RH mencekik korban sehingga kalung korban terputus. pelaku juga menampar korban dengan kedua tangan serta menarik rambut dan juga meninju bagian mulut korban," ujarnya.

Tidak berhenti disitu usai menganiaya korban, pelaku RH juga merusak barang milik korban yakni TV, speaker dan dua unit handphone.

"Usai menerima penganiayaan, korban kemudian melaporkan kejadiannya ke Polsek Sei Beduk. Kemudian Unit Reskrim langsung mengamankan pelaku di perumahan Bukit Layang, Sei Beduk, Kota Batam, pada Jumat (30/9/2022) siang," ujarnya.

Atas perbuatannya pelaku RH dijerat dengan pasal 351 Ayat (1) KUHPidana Jo Pasal 406 Ayat (1) KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara paling lama dua tahun delapan bulan.



Simak Video "Dua Pria Saling Ribut Pakai Pisau Daging di Tanjungpinang"
[Gambas:Video 20detik]
(bpa/bpa)