Sejumlah Pejabat Unila Mangkir dari Panggilan KPK

Lampung

Sejumlah Pejabat Unila Mangkir dari Panggilan KPK

Tommy Saputra - detikSumut
Kamis, 29 Sep 2022 22:33 WIB
Gedung Rektorat Unila.
Ilustrasi gedung rektor Unila. Foto: Tommy Saputra/detikSumut
Bandar Lampung -

Sejumlah pejabat Universitas Lampung (Unila) yang dijadwalkan akan diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mangkir. Belum diketahui penyebab para pejabat itu tidak hadir dalam pemeriksaan di Ruang Aula Patri Tama Mapolresta Bandar Lampung, Kamis (29/9/2022). Dari keterangan penyidik KPK yang enggan menyebut namanya usai melakukan pemeriksaan mengatakan sejumlah nama yang hari ini diperiksa.

"Nggak ada, emang dijadwalkan hari ini ya?," Kata dia meninggalkan ruang pemeriksaan saat ditanya wartawan.

Mereka yang tidak menghadiri panggilan penyidik yakni Asep Sukohar selaku Pembantu Rektor II Universitas Lampung, Rudi Natamiharja selaku Pembantu Dekan I Fakultas Hukum dan Dra. Ida Nurhaida selaku Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Sementara, Ketua Satuan Pengendalian Internal (SPI) Unila, Budiono mengatakan dicecar sekitar 15 pertanyaan oleh Penyidik KPK.


"Ditanya perihal sistem penerimaan mahasiswa baru, gimana aturannya seperti itu," katanya.

Disinggung apakah ditanya penyidik terkait dugaan aliran dana dan LNC, Budiono menegaskan tidak ditanya perihal tersebut.

"Tidak ada, cuma tugas pokok SPI apakah terlibat di dalam itu," ucapnya.

Budiono juga membenarkan ketidakhadiran Asep Sukohar selaku Pembantu Rektor II Universitas Lampung di dalam ruangan untuk diperiksa sebagai saksi perkara dugaan suap tersebut.

"Tidak ada melihat," singkatnya.

Terkait untuk kali pertama dirinya diperiksa KPK sebagai saksi, dia menyampaikan akan membantu KPK jika memang keterangan masih dibutuhkan.

"Siap membantu KPK kalau memang masih memerlukan data, informasi untuk membuktikan terangnya peristiwa ini," tandasnya.



Simak Video "5 Poin Pihak Unila Tanggapi Rektornya yang Kena OTT KPK"
[Gambas:Video 20detik]
(bpa/bpa)