Aipda Karnain Teriak 'Allah' Usai Ditembak Kanit Provos Pengubuan

Lampung

Aipda Karnain Teriak 'Allah' Usai Ditembak Kanit Provos Pengubuan

Tommy Saputra - detikSumut
Rabu, 07 Sep 2022 15:51 WIB
Rekontstruksi polisi tembak polisi di Lampung Tengah
Aipda Rudy saat menjalani rekonstruksi pembunuhan Aipda Ahmad Karnain (Foto: Istimewa)
Bandar Lampung -

Kanit Provos Polsek Pengubuan Aipda Rudy Suryanto menembak Aipda Ahmad Karnain hingga tewas di rumahnya. Usai terkena tembakan, Aipda Karnain sempat berteriak 'Allah'.

Fakta itu terungkap saat proses rekonstruksi yang dilakukan Polres Lampung Tengah. Peristiwa itu tergambar saat rekonstruksi adegan ke 11.

"Setelah tersangka menembak ke arah korban Aipda Ahmad Karnain. Tersangka mendengar korban berteriak 'Allah' dan korban langsung membalikkan badannya dan menuju ke dalam rumah," tulis reka adegan ke 11 seperti dilihat detikSumut pada salinan hasil rekonstruksi.


Hasil rekonstruksi juga mengungkapkan sejumlah fakta baru atas kematian Aipda Ahmad Karnain. Di mana, usai rekonstruksi diketahui bahwa pembunuhan dilakukan secara terencana.

Kapolres Lampung Tengah, AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya, menjelaskan dalam rekonstruksi itu juga didapatkan fakta bahwa tersangka memang berniat membunuh Aipda Ahmad Karnain atas dendam yang disimpannya selama bertahun-tahun.

"Dari hasil pendalaman rekonstruksi ada penambahan fakta-fakta, bahwa kasus pembunuhan tersebut telah direncanakan oleh pelaku," kata Rabu (7/9/2022).

Doffie menjelaskan, Semula hasil pemeriksaan aksi pembunuhan adalah spontanitas, dan persangkaan awal pasal 338, Namun semua terjadi perubahan setelah hasil pendalaman, ternyata pembunuhan tersebut sudah direncanakan. Sehingga tersangka diancam hukuman mati.

"Karena pembunuhan dengan rencana, (tersangka diancam) dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu, paling lama dua puluh tahun," jelasnya.



Simak Video "Suporter Bola Bandar Lampung Gelar Aksi Solidaritas Tragedi Kanjuruhan"
[Gambas:Video 20detik]
(astj/astj)