Hakim di Sidang Kasus Korupsi KONI Padang: Mahyeldi Harus Dipanggil

Sumatera Barat

Hakim di Sidang Kasus Korupsi KONI Padang: Mahyeldi Harus Dipanggil

Tim detikSumut - detikSumut
Sabtu, 03 Sep 2022 01:33 WIB
Suasana sidang dugaan korupsi dana KONI Padang
Foto: Suasana sidang dugaan korupsi dana KONI Padang (Jeka/detikSumut)
Padang -

Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) menyebut Mahyeldi Ansharullah harus dipanggil dan dihadapkan ke muka persidangan. Pemanggilan Mahyeldi untuk nemperjelas persoalan dugaan korupsi dana KONI Padang yang kini sedang disidang.

Mahyeldi adalah mantan Wali Kota Padang yang kini menjabat sebagai Gubernur Sumatera Barat. Namanya sering disebut karena diduga terkait dengan persoalan tindak pidana korupsi KONI Padang, yang kini sedang proses sidang.

Pernyataan soal pemanggilan Mahyeldi tersebut disampaikan Hendri Joni, salah satu hakim anggota dalam lanjutan persidangan di Pengadilan Tipikor pada PN Padang, Jumat (2/9/2022).


"Mahyeldi harus dipanggil ini, biar persoalannya terang benderang," kata Hendri Joni saat menanyai saksi Mastilizal Aye, Ketua PSSI Padang.

Menurut hakim Hendri, pemanggilan Mahyeldi penting dilakukan, agar persoalan terang benderang. Karena nama mantan Wali Kota Padang dan Ketua Umum Klub Sepakbola PSP Padang itu juga disebut saksi-saksi lain salam persidangan.

Dalam keterangannga, Mastilizal Aye yang juga anggota DPRD Kota Padang itu mengatakan klub sepalbola PSP tidak diperbolehkan menerima dana hibah langsung, namun harus melalui KONI.

"Tidak boleh langsung Yang Mulia, tapi harus melalui KONI, kemudian dari KONI ke PSSI dan dari PSSI baru ke PSP," kata Aye.

Penasehat hukum terdakwa, Yohannas Permana dalam sidang lalu memperlihatkan bukti adanya surat proposal yang dibuat PSP Padang yang ditujukan Pemko Padang tahun 2018.

Proposal itu ditandatangani Ketua Umum PSP Mahyeldi ditujukan ke Wali Kota Padang Mahyeldi.

Lalu proposal itu didisposisi Mahyeldi dengan kata-kata diprioritaskan.

Artinya, proposal ditandatangani Mahyeldi, ditujukan dan disetujui oleh Mahyeldi.

Meski proposal itu tidak dicairkan, namun belakangan saksi Robby Malvinas yang merupakan Sekretaris Tim PSP mengatakab, dana cair Rp 500 juta dititipkan ke KONI Padang tanoa ada nomenklaturnya.



Simak Video "3 Poin Terkait Gubernur Sumbar Usul Masakan Padang Disertifikasi"
[Gambas:Video 20detik]
(afb/afb)