Lampung

1 dari 5 Korban Pembacokan Sekeluarga di Bandar Lampung Meninggal Dunia

Tommy Saputra - detikSumut
Rabu, 17 Agu 2022 15:28 WIB
Suasana di rumah duka korban pembacokan satu keluarga di Bandar Lampung.
Suasana di rumah duka korban pembacokan satu keluarga di Bandar Lampung. (Foto: Tommy Saputra/detikSumut)
Bandar Lampung -

Satu dari lima korban pembacokan yang terjadi di Jalan Pulau Singkep, Kelurahan Sukabumi, Bandar Lampung meninggal dunia. Korban meninggal dunia tersebut bernama M Firdaus (34) yang sempat koma karena luka bacokan di kepalanya.

Lurah Sukabumi Galih Anugerah Firman Arif mengungkapkan, korban meninggal dunia di RS Imanuel Bandar Lampung, pada Selasa (16/8) malam, sekitar pukul 23.00 WIB.

"Iya benar salah satu korban meninggal dunia," kata Galih, Rabu (17/8/2022).


Firdaus dan ibunya, Umiyati merupakan dua korban yang kondisi paling parah. Saat ini, Umiyati masih dalam kondisi kritis di rumah sakit.

"Firdaus ini putra sulung dari ibu Umiyati yang kini masih kritis keadaannya," ungkap Galih.

Pantauan detikSumut di rumah duka, tampak beberapa warga masih mendatangi kediaman untuk mengucapkan bela sungkawa kepada keluarga korban. Jenazah Firdaus sendiri sudah dimakamkan pagi tadi.

"Sudah dimakamkan pagi tadi. Kondisinya memang semakin memburuk sejak menjalani perawatan hingga meninggal dunia belum sempat sadarkan diri. Meninggalnya juga di ruang ICU RS Imanuel," kata salah satu kerabat korban, Yono.

Tercatat ada lima korban dalam aksi pembacokan yang terjadi pada hari Minggu (14/8) lalu itu. Mereka semua adalah satu keluarga.

Pelaku sendiri sudah ditangkap. Dia adalah Sutrisno dan kini sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi.

"Sudah ditetapkan menjadi tersangka dan ditahan. Penetapan ini berdasarkan adanya dua alat bukti yang cukup, dia sadar dan mengakui perbuatanya," kata Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Dennis Arya Putra .

Polisi juga menyita parang dan pahat yang digunakan pelaku untuk menyerang para korban. Terkait informasi bahwa pelaku mengidap gangguan jiwa, sejauh ini polisi masih mencari kebenaran kabar itu.



Simak Video "Gegara Nyanyi 'Manis di Bibir', Pria di Tasik Dibacok Temannya"
[Gambas:Video 20detik]
(dpw/dpw)