Korupsi Pengadaan Gas 3 Kg, Kades Aek Nabara Dituntut 2 Tahun Penjara

Farid Achyadi Siregar - detikSumut
Senin, 15 Agu 2022 18:52 WIB
Sidang pembacaan tuntutan terhadap Kades Aek Nabara Tri Hartono (Farid/detikSumut)
Sidang pembacaan tuntutan terhadap Kades Aek Nabara Tri Hartono (Farid/detikSumut)
Medan -

Sidang korupsi pengadaan gas elpiji 3 Kg di Labuhanbatu dengan terdakwa Kepala Desa (Kades) Aek Nabara Tri Hartono dilanjutkan di Pengadilan Negeri (PN) Medan. Jaksa dalam kemudian menuntut Tri dengan pidana dua tahun penjara.

JPU menyebut, Tri Hartono dinilai telah terbukti melakukan tindak pidana Pasal 3 ayat (1) Jo Pasal 18 UU No 31 Tahun 1999 telah diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHP Pidana.

"Yakni melakukan, menyuruh atau turut serta secara melawan hukum menyalahgunakan wewenang, atau jabatan yang mengakibatkan kerugian keuangan negara," ucap JPU Raja Liola Gurusinga dan Dimas Pratama, dalam sidang di Pengadilan Tipikor Medan Cakra IX, Senin (15/8/2022).


Selain pidana dua tahun, JPU juga menuntut Tri Hartono denda Rp 100 juta subsidair (bila denda tidak dibayar maka diganti dengan pidana) enam bulan kurungan.

Menutur JPU hal memberatkan perbuatan terdakwa yakni tidak sejalan dengan program pemerintah dalam pemberantasan tindak pidana korupsi dan belum mengembalikan kerugian keuangan negara.

"Tri hartono, dikenakan pasal 3 uu tipikor penjara dua tahun dan enam bulan, denda Rp 100 juta, kalau denda tidak bayar kurungan enam bulan, uang pengganti Rp 20 juta kalau tidak dibayar, diganti kurungan satu tahun tiga bulan," ucap JPU Dalam tuntutannya.

Mengenai putusan JPU, Hakim Ketua Yusafrihardi Girsang memberikan kesempatan kepada Tri Hartono, untuk menyampaikan pembelaan atau pledoi pada persidangan pekan mendatang.



Simak Video "30 Tahun 'Terdampar' di Sumut, Kakek Ini Akhirnya Bisa Pulang ke Jatim"
[Gambas:Video 20detik]
(astj/astj)