Riau

Pria Kaki Pincang Gasak 2 HP dan Sepeda Motor di Masjid Pekanbaru

Raja Adil Siregar - detikSumut
Jumat, 12 Agu 2022 04:27 WIB
Tampilan monitor Rekaman CCTV Masjid. Istimewa
Foto: Tampilan monitor Rekaman CCTV Masjid. Istimewa
Pekan Baru -

Aksi pencurian sepeda motor dan handphone di dalam Masjid Al Hijrah Trans Jasa Industri Kota Pekanbaru, Riau bikin resah warga. Bahkan dalam aksinya pelaku berpura-pura salat.

Informasi dihimpun detikSumut, pencurian di masjid Al Hijrah bukan kali ini saja. Aksi serupa juga terjadi pekan lalu dan pelaku berhasil menggasak motor milik pengurus masjid.

Dalam rekaman CCTV yang diterima dari pengurus masjid, pelaku datang pagi tadi sekitar pukul 08.28 WIB. Terlihat pelaku tiba-tiba masuk ke toilet setiba di masjid.


Tidak lama kemudian, pelaku keluar dari toilet dan berpura-pura salat. Setelah 2 rokaat salat secara kilat, pelaku keluar lewat pintu sisi kiri dan masuk ke kamar pengurus masjid.

Terlihat pelaku yang jalan dengan kondisi pincang mondar-mandir dan memantau lokasi. Ia bahkan bepura-pura memanggil pengurus masjid yang kebetulan tertidur di kamar.

"Dia pura-pura manggil, dilihat tidak ada orang langsung masuk. Agak lama juga masuk ke kamar," kata pengurus masjid, Irwan Lubis di lokasi, Kamis (11/8/2022).

Tanpa sadar, 2 unit handphone milik Iwan digasak. Pelaku pun keluar dengan posisi tangan menenteng Hp dan dimasukkan dalam saki kanan.

"Dari CCTV terlihat jelas dia ambil Hp ku, masuk saku kanan. Tetapi setelah ambil Hp itu masih lama dia di toilet," katanya.

Iwan mengaku aksi pencurian bukan hari ini saja terjadi. Pekan lalu, sepeda motor milik pengurus masjid juga hilang, Minggu (31/7).

"Sebelumnya ada motor pengurus masjid juga hilang waktu lagi salat subuh. Sudah beberapa kali hilang motor di sini," imbuh Iwan.

Sementara itu Ketua RT setempat, Daman Huri mengatakan sejak kurun waktu dua tahun ada dua unit motor warga hilang. Tiga di antaranya terjadi di masjid.

"Tahun ini ada enam motor hilang dalam kurun waktu 2 tahun. Kalau tahun ini saja sudah ada tiga, ada juga (sama maling Hp). Tapi belum ada terungkap satupun," kata Ketua RT 01 tersebut.

Daman Huri mengaku sudah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tampan Kota Pekanbaru. Namun laporan dibuat karena ada permintaan dari leasing motor untuk syarat pengurusan asuransi.

"Lapor itu kemarin (karena untuk asuransi saja). Larena lesing minta bukti laporan polisi, jadi ibu yang lapor. Bukti laporannya ada," katanya.



Simak Video "Tolak Aksi Nepotisme, Guru SD di Riau Mogok Mengajar"
[Gambas:Video 20detik]
(ras/bpa)