Pengacara Brigadir J Tak Percaya dengan Motif Irjen Sambo

Pengacara Brigadir J Tak Percaya dengan Motif Irjen Sambo

Ahmad Arfah Fansuri Lubis - detikSumut
Kamis, 11 Agu 2022 20:33 WIB
Kuasa hukum Brigadir J,  Kamaruddin Simanjuntak, di Bareskrim Polri.
Foto: Azhar/detikcom
Medan -

Polri mengatakan Irjen Sambo mengaku memerintahkan membunuh Brigadir J karena marah atas perbuatan Brigadir J kepada istrinya Putri yang melukai harkat martabat keluarga. Pengacara Brigadir J mengatakan tidak percaya terhadap motif tersebut.

"Kesimpulannya, silahkan dia menyampaikan hal itu, tapi kami tidak percaya," kata salah seorang pengacara keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak kepada detikSumut, Kamis (11/8/2022).

Kamaruddin kemudian mengungkapkan alasannya mengapa tidak mempercayai motif dari Sambo tersebut. Yang pertama, soal kabar pelecehan yang awalnya dilaporkan dilakukan Brigadir J itu dilakukan di Duren Tiga, Jakarta Selatan.


"Awal itu dugaan pelecehan itu kan di Duren Tiga, berarti pengakuan ini melunturkan pernyataan pertama," ucap Kamaruddin.

Kamaruddin kemudian mengatakan, dari informasi yang mereka terima, Bharada E tidak mengetahui adanya peristiwa pelecehan. Menurut Kamaruddin, jika peristiwa itu terjadi di Magelang, harusnya Bharada E juga mengetahui adanya peristiwa itu.

"Richard Eliezer ketika diperiksa mengaku diperintah, dia tidak tahu kenapa dia diperintah, Richard juga tidak tahu ada pelecehan seksual dan tidak ada baku tembak. Kalau di Magelang, harusnya Richard tahu kan karena dia juga ke sana," sebutnya.

Kamaruddin kemudian menyinggung soal keterangan tentang peristiwa ini yang berubah-ubah. Di juga mengaku tidak percaya karena melihat ekspresi dari istri Ferdi Sambo saat sampai di rumah dinas dari rekaman CCTV yang beredar saat ini.

"Itu hak dia (Sambo) memberikan keterangan. Bebet bobotnya nanti akan dinilai hakim," jelas Kamaruddin.

Sebelumnya, Polri mengungkap motif Irjen Ferdy Sambo memerintahkan anak buahnya membunuh Brigadir J. Ferdy Sambo mengaku memerintahkan membunuh Brigadir J karena marah terhadap Brigadir J.

"Saya ingin menyampaikan satu hal bahwa di dalam keterangannya tersangka FS mengatakan bahwa dirinya menjadi marah dan emosi setelah mendapat laporan dari istrinya PC," kata Dirtipidum Bareskrim Polri, Brigjen Andi Rian Djajadi seperti dilansir dari detikNews, Kamis (11/8/2022).

Hal itu diketahui dari hasil pemeriksaan kepada Sambo hari ini. Kepada polisi, Sambo mengatakan Putri mengaku mengalami tindakan yang melukai martabat keluarga dari Brigadir J di Magelang.

"Telah mengalami tindakan yang melukai harkat martabat keluarga yang terjadi di Magelang yang dilakukan oleh almarhum Yoshua," kata dia.



Simak Video "Ini 9 Polisi yang Kena Sanksi Sidang Etik Kasus Ferdy Sambo"
[Gambas:Video 20detik]
(afb/afb)