Pembakar Hutan di Danau Toba Tidak Ditahan Polda Sumut, Ini Alasannya

Farid Achyadi Siregar - detikSumut
Rabu, 10 Agu 2022 16:20 WIB
Polisi tangkap pembakar hutan di Samosir (Foto: Istimewa)
Polisi tangkap pembakar hutan di Samosir. (Foto: Istimewa)
Medan -

Pelaku pembakaran hutan dan lahan di kawasan hutan Danau Toba di Kabupaten Samosir tidak ditahan polisi. Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi mengatakan polisi mempunyai alasan untuk tidak dilakukan penahanan atas kedua pelaku tersebut.

Pasalnya, salah seorang pelaku merupakan anak di bawah umur dan satunya lagi merupakan wanita lanjut usia.

"Terhadap kedua tersangka tidak kita lakukan penahanan, alasannya untuk PS usianya sudah 62 tahun dan punya riwayat sakit jantung. Kemudian untuk FN 13 tahun merupakan pelajar kelas 1 SMP," kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, Rabu (10/8/2022).


Dua pelaku itu sudah membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatan mereka lagi. Atas perbuatan mereka yang membakar sampah itu menyebabkan kebakaran besar dan merugikan pemilik lahan lain.

"Kedua pelaku sudah membuat pernyataan untuk tidak melakukan pembakaran lagi dan tidak akan melarikan diri,"terang Hadi.

Diberitakan sebelumnya, polisi menangkap pelaku pembakaran areal perbukitan dan hutan di Kabupaten Samosir. Pelaku mengaku membakar hutan untuk dijadikan areal pertanian.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi mengatakan ada dua orang pelaku yang ditangkap.

Dijelaskan Hadi, untuk tersangka PS melakukan pembakaran hutan di Kelurahan si Ogung-ogung dan KN membakar hutan di belakang SMPN 2 sianjur.

"Tersangka PS mengaku membakar hutan untuk menanam jagung sedangkan KN mengaku disuruh guru untuk membakar sampah karena hembusan angin kencang sehingga membakar hutan," ungkapnya.



Simak Video "Kebakaran Hutan di California Meluas, 3 Ribu Warga Dievakuasi"
[Gambas:Video 20detik]
(dpw/dpw)