Sumatera Selatan

26 Mesin ATM Dibobol Maling, Begini Respons Bank Sumsel Babel

Prima Syahbana - detikSumut
Kamis, 04 Agu 2022 18:18 WIB
Tiga pembobol mesin ATM Bank Sumsel Babel ditembak polisi.
Tiga pembobol mesin ATM Bank Sumsel Babel ditembak polisi. (Foto: Prima Syahbana/detikSumut)
Palembang -

Bank Sumsel Babel merespons telah ditangkapnya tiga pelaku pembobol 26 mesin ATM mereka. Bank daerah itu menyebut, seluruh uang yang digondol maling itu adalah milik Bank Sumsel Babel, bukan uang nasabah.

Direktur Kepatuhan Bank Sumsel Babel Mustakim mengungkapkan, total kerugian akibat aksi pengrusakan dan pembobolan mesin ATM itu mencapai Rp 173 juta.

"Kita mengalami kerugian kurang lebih seperti itulah rinciannya," kata Mustakim kepada wartawan, Kamis (4/8/2022).


Ketika ditanya apakah sejumlah uang tunai dari total kerugian tersebut merupakan milik nasabah, secara tegas Mustakim membantahnya. Menurutnya, uang tersebut murni milik BSB.

"Tapi di sini perlu kami tegaskan bahwa dalam kejadian ini tidak ada satu rupiah pun merugikan uang nasabah. Karena seluruhnya adalah milik Bank Sumsel Babel termasuk akibat kerusakan mesin ATM," katanya.

Dia mengakui, saat ini pihaknya tengah melakukan evaluasi soal keamanan mesin ATM Sumsel Babel yang dinilai masih rendah. Evaluasi dilakukan menyeluruh agar kejadian serupa tak terjadi.

"Atas kerusakan ATM ini, kita mengambil hikmah dari kejadian ini dengan meningkatkan pengamanan mesin ATM kami, khususnya di daerah yang sepi," jelasnya.

Tiga pria sekawan asal Tanggamus, Lampung, sindikat bobol mesin ATM Bank Sumsel Babel, ditangkap dan ditembak polisi. Ketiga pelaku yang merupakan residivis itu membobol 26 unit ATM di sejumlah daerah di Sumsel.

"Iya, ketiga pelaku bobol ATM yang merupakan residivis kasus yang sama itu kita tangkap dan diberikan tindakan tegas," tegas Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel, Kompol Agus Prihadinika kepada detikSumut, Kamis (4/8/2022).

Dijelaskan Agus, dalam aksinya ketiga warga Tanggamus, Lampung, bernama, Imron (44), Maryadi (32) dan Arwansyah (32) telah membobol sebanyak 26 unit ATM di wilayah Sumsel, diantaranya di Palembang, Banyuasin, Muara Enim, Prabumulih, Ogan Komering Ilir (OKI) dan Ogan Komering Ulu (OKU).

Hal itu berdasarkan laporan Bank Sumsel Babel melalui tim pengola ATM Bank yang melaporkan bahwa pada tanggal 29 Mei 2022 hingga 5 Juni 2022, sejumlah ATMtelah dirusak karena dibobol maling.

"Dari laporan itu, kita melakukan penyelidikan. Selanjutnya, kita mendapat informasi para pelaku ini kabur ke Jakarta. Setelah mengetahui keberadaan pelaku, kita turunkan tim untuk melakukan penangkapan," jelasya.

Mereka bertiga ditangkap di Jakarta pada Senin (1/8) lalu, kira-kira pukul 07.00 WIB. Dari penangkapan tersebut, polisi juga menyita sejumlah barang bukti seperti 1 unit mobil, 1 obeng, 1 gunting dan 1 flashdisk berisi rekaman CCTV.

"Ketiga pelaku sudah kita tetapkan tersangka. Sudah ditahan dan dikenakan Pasal 363 KUHP," jelas Kompol Agus.

Diketahui, polisi kini memburu 2 pelaku lainnya inisial MK dan GT yang masih jadi buron.



Simak Video "2 Abang Jago yang Pecahkan Kaca Truk di Palembang Ditangkap!"
[Gambas:Video 20detik]
(dpw/dpw)