Riau

Urus Paspor Pakai Identitas Palsu, WN Bangladesh Ditangkap di Riau

Raja Adil Siregar - detikSumut
Kamis, 04 Agu 2022 12:56 WIB
Seorang WN Bangladesh ditangkap saat membuat paspor dengan identitas palsu.
Seorang WN Bangladesh ditangkap saat membuat paspor dengan identitas palsu. (Foto: Istimewa)
Pekanbaru -

Seorang Warga Negara Asing (WNA) berinisial MFA ditangkap petugas Imigrasi Dumai, Riau. MFA ditangkap saat membuat paspor menggunakan identitas palsu.

Kepala Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Riau, Mhd Jahari Sitepu menyebutkan, MFA ditangkap di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Dumai, Selasa (2/8) lalu. Saat itu MFA mengajukan permohonan paspor.

"Pemohon paspor tersebut memiliki KTP, kartu keluarga dan akta nikah sesuai dengan persyaratan yang ditentukan. Namun kecurigaan muncul saat petugas melakukan wawancara dan foto," terang Jahari Sitepu, Kamis (4/8/2022).


Berangkat dari kecurigaan pada sesi wawancara, petugas kembali menggali informasi lebih dalam. Kepada petugas MFA mengaku tinggal di Binjai, Sumatera Utara.

Dari keterangan yang berbelit-belit, MFA akhirnya dibawa ke Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim). Melalui hasil pemeriksaan lanjutan MFA akhirnya mengaku bahwa dirinya adalah WNA berkebangsaan Bangladesh.

"MFA ini warga Bangladesh yang sudah tinggal selama 11 tahun di Dumai. Tapi awalnya dia mengaku dari Binjai," Jahari.

Jahari menilai Kantor Imigrasi kini menjadi salah satu pintu utama dalam mengawasi WNA. Bahkan menjadi garda terdepan dalam menjaga pintu gerbang Indonesia.

"Saya minta jajaran Keimigrasian yang lain juga tetap meningkatkan kewaspadaan pada permohonan paspor. Meningkatnya jumlah permohonan setelah melonggarnya peraturan COVID-19 jangan sampai buat lengah melakukan pemeriksaan. Jangan sampai kecolongan," tegas Jahari.

Untuk MFA sendiri saat ini ditempatkan di ruang Detensi Imigrasi Kanim Kelas II TPI Dumai untuk mengikuti pemeriksaan lebih lanjut. Termasuk proses pengadilan atau pro justisia.



Simak Video "Kenapa Bikin Paspor Butuh Waktu Lama? Ini Kata Imigrasi"
[Gambas:Video 20detik]
(ras/dpw)