20 PMI Ilegal Terciduk Tumpangi Kapal Nelayan dari Malaysia

Perdana Ramadhan - detikSumut
Senin, 01 Agu 2022 19:08 WIB
TNI AL saat menangkap 20 PMI ilegal di perairan Kuala Bagan Asahan. (foto: Dok. TNI AL)
TNI AL saat menangkap 20 PMI ilegal di perairan Kuala Bagan Asahan. (foto: Dok. TNI AL)
Asahan -

20 Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal diamankan Lanal TNI AL Tanjungbalai Asahan (TBA) di perairan Kuala Bagan Asahan. Seluruh PMI ilegal ini saat diamankan dari tengah laut kedapatan menumpangi kapal nelayan.

"Telah diamankan kapal jaring KM Syaikir Jaya 2, GT.17 yang membawa 20 orang PMI ilegal di wilayah perairan Asahan. Mereka dari Malaysia dan ingin kembali ke Indonesia menumpangi kapal nelayan," kata Komandan Lanal TBA, Letkol Laut (P) Aan Tuah Prana Sebayang dalam keterangannya kepada wartawan, Senin (1/8/2022).

Dijelaskannya kedatangan PMI ilegal itu setelah kedatangan mereka teridentifikasi oleh Tim Fleet Quick Response (F1QR) Lanal TBA.


Setelah diperiksa manifes penumpang terdiri dari 19 orang pria dan seorang wanita. Mereka berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Petugas juga mengamankan seorang tekong dan empat orang anak buah kapal (ABK).

Modus dengan menumpangi kapal nelayan merupakan cara yang biasa digunakan oleh PMI ilegal. Mereka berangkat tanpa dokumen keimigrasian untuk bekerja di negeri Jiran. Wilayah perairan Asahan merupakan jalur strategis karena paling dekat dengan daratan Indonesia.

"Terbongkarnya kasus penyelundupan PMI ilegal tersebut berkat informasi dari Tim Satgas Operasi Intelijen Maritim Lantamal I bahwa akan ada Penyelundupan PMI yang masuk dari Malaysia ke menuju Indonesia Tanjungbalai," tambahnya.

Kini seluruh PMI ilegal yang diamankan itu dibawa ke Markas Komando Lanal TBA. Termasuk empat orang awak kapal nelayan yang diperiksa secara intensif.



Simak Video "Pasutri di Asahan Bersaing di Pilkades Gegara Tak Ada Lawan"
[Gambas:Video 20detik]
(astj/astj)