Berita Nasional

Respons Ahok Dibawa ke Kasus Brigadir J: Fitnah-Pencemaran Nama Baik

Tim detikNews - detikSumut
Senin, 25 Jul 2022 14:14 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama ditemui dalam acara penandatanganan kerjasama anak perusahaan peralatan teknologi pembersih asal Jerman, Kaercher Indonesia, Jakarta, Rabu (2/4/2014). Kerjasama tersebut terkait pembersihan monas.
Basuki Tjahja Purnama atau Ahok (Foto: Agung Pambudhy)
Jakarta -

Kamaruddin Simanjuntak, pengacara Brigadir J atau Nofriansyah Yoshua Hutabarat membawa nama Basuki Tjahja Purnama (Ahok) di kasus yang sedang ditanganinya. Ahok menganggap yang disampaikan Kamaruddin adalah pencemaran nama baik terhadap keluarganya.


"Pak BTP sendiri juga sudah menyatakan 'ini merupakan perbuatan fitnah, pencemaran nama baik'," kata pengacara Ahok, Ahmad Ramzy, dikutip dari detikNews, Senin (25/7/2022).

Persoalan ini bermula ketika Kamaruddin Simanjuntak menyebut nama Ahok dalam sebuah diskusi perihal kasus Brigadir J. Dia mengungkit soal hubungan Ahok dan istrinya, Puput.


Video pernyataan Kamarudin itu lalu viral di media sosial. Ramzy mengatakan Ahok sendiri mengetahui video itu pada Minggu (24/7) kemarin.

Ramzy mengatakan Ahok bertanya kepadanya apakah pernyataan Kamarudin Simanjuntak itu bisa dikategorikan sebagai perbuatan pidana.

"Beliau menanyakan 'apakah ini merupakan tindak pidana?' Ya betul (jawab Ramzy)" ucap Ramzy menirukan percakapannya dengan Ahok.

Ahok Somasi Kamarudin Simanjuntak

Pengacara Ahok melayangkan somasi kepada Kamarudin Simanjuntak. Pengacara menuntuk Kamarudin Simanjuntak untuk meminta maaf dalam tempo 2x24 jam.

"Makanya saya memberikan waktu 2x24 jam kepada Kamarudin Simanjuntak untuk meminta maaf kepada Pak BTP dan keluarga. Kalau memang tidak ada permintaan maaf dan meralat pernyataan tersebut saya akan membuat laporan polisi pada hari Rabu (27/7)," jelas Ramzy.

Ramzy meminta Kamarudin untuk fokus kepada penanganan kasus Brigadir J. Kamarudin Simanjuntak diminta tak lagi mengaitkan Ahok dengan Brigadir J.

"Jadi saya meminta untuk Kamarudin untuk tidak lagi mengaitkan case klien saya. Kalau misalnya tidak mengetahui apa musababnya dan tidak mengetahui penyebabnya sesungguhnya, lebih baik fokus saja pada penanganan perkaranya. Tidak lagi menarik-narik klien saya Pak BTP," ucap Ramzy.

detikcom telah menghubungi Kamarudin Simanjuntak untuk meminta tanggapannya, tetapi hingga berita ini dimuat belum ada tanggapan dari yang bersangkutan.



Simak Video "Babak Baru Tewasnya Brigadir Yoshua, Pihak Keluarga Sebut Ada Tersangka"
[Gambas:Video 20detik]
(astj/astj)