Pecinta Hewan Selamatkan Anjing Hamil dari Rumah Jagal di Riau

Raja Adil Siregar - detikSumut
Senin, 18 Jul 2022 15:14 WIB
Proses evakuasi anjing yang akan dijagal di salah satu rumah di Pekanbaru, Riau. Istimewa
Foto: Proses evakuasi anjing yang akan dijagal di salah satu rumah di Pekanbaru, Riau. Istimewa
Pekanbaru -

Seekor anjing yang sedang hamil dan siap untuk dijagal diselamatkan dari salah satu rumah jagal anjing di Pekanbaru, Provinsi Riau. Aksi penyelamatan itu dilakukan sekumpulan pecinta hewan yang menggrebek rumah jagal anjing.

Anjing hamil yang diselamatkan pecinta hewan tersebut saat ini sudah dievakuasi dan dibawa ke dokter hewan untuk diperiksa kesehatannya. Selain anjing hamil, ada juga lima ekor anjing lainnya yang akan disembeli oleh pemilik rumah jagal.

Rumah jagal anjing di Kota Pekanbaru, Riau itu digrebek komunitas pecinta hewan pada Sabtu (16/7/2022) malam. Penggrebekan rumah jagal itu dilakukan di Jalan Gotong Royong, Payung Sekaki, Pekanbaru.

"Iya, teman-teman pecinta hewan kemarin yang grebek. Namun sepertinya youtuber juga," tegas Kapolsek Payung Sekaki, AKP Nursyafniati, Senin (18/7/2022).


Nur mengatakan dari penggrebekan enam ekor anjing dievakuasi. Anjing-anjing yang siap dijagal itu kemudian dibawa ke dokter hewan untuk dicek kesehatannya.

Proses evakuasi anjing yang akan dijagal di salah satu rumah di Pekanbaru, Riau. IstimewaProses evakuasi anjing yang akan dijagal di salah satu rumah di Pekanbaru, Riau. Istimewa

"Anjing sudah dievakuasi sama mereka. Ya kita setelah menerima laporan langsung ke lokasi untuk minta keterangan dari pemilik rumah," kata Nur.

Saat ini pihaknya masih mendalami sudah berapa lama rumah jagal beroperasi. Sebab masih belum menerima laporan dari warga terkait kasus tersebut.

Nur mengatakan saat ke lokasi pihaknya menemukan enam ekor anjing liar. Dari enam ekor tersebut.

"Jadi enam ekor anjing tersebut adalah anjing liar tidak bersertifikat. Keterangan pemilik rumah motifnya ekonomi," kata Nur.

Hasil pemeriksaan, Nur memastikan jika daging anjing didapat dari warga sekitar. Selanjutnya daging anjing didistribusikan ke rumah makan non muslim.

"Daging itu ditampung dengan tujuan untuk dijual ke rumah makan non muslim. Saat ditemukan kondisi anjing sehat dan satu ekor hamil. Anjing-anjing itu didapat dari warga yang mengantar," katanya.

Saat ini, polisi mengaku belum menerima laporan terkait kasus tersebut. Termasuk soal anjing warga yang diduga hilang dan dibawa ke rumah jagal tersebut.



Simak Video "Detik-detik Polisi Gerebek Rumah Jagal Anjing di Surabaya"
[Gambas:Video 20detik]
(ras/bpa)