Jambi

Keluarga Ungkap Istri Ferdy Sambo Kerap Beri Uang Kepada Adik Brigadir J

Tim detikSumut - detikSumut
Minggu, 17 Jul 2022 11:33 WIB
Brigadir Yoshua berfoto bersama Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo dan keluarga (foto: istimewa)
Potret Ferdy Sambo dan keluarga dengan para pengawal mereka. (Foto: Istimewa)
Muaro Jambi -

Rosti Simanjuntak mengungkap kebaikan Putri Candrawathi, istri Irjen Ferdy Sambo kepada anaknya. Saat anak bungsunya datang ke rumah Kadiv Propam Polri itu, Putri kerap memberikan uang kepada anaknya.

Rosti mengenang momen itu di samping peti jenazah Brigadir J atau Nofriansyah Yoshua Hutabarat. Momen itu diabadikan adik Rosti, Rohani Simanjuntak melalui fitur siaran langsung Facebook pada 11 Juli 2022. Saat berbicara Rosti menggunakan bahasa Batak.

"Kutanya adik, baik kali ini Ibu (Putri) itu, dikasihnya adikmu itu uang Rp 10 juta kalau datang. Tapi karena besarnya uang sewa rumahnya itu nak. Biaya kosnya itu habis begitu lah keuangannya itu," kata Rosti seperti dilihat Jumat (15/7/2022).


Narasi yang ditulis sudah disesuaikan dari bahasa Batak ke bahasa Indonesia. Rohani juga telah mengizinkan detikSumut untuk mengutip konten yang ada di video tersebut.

Rosti berujar bahwa istri Ferdy Sambo itulah yang kerap mengundang anak bungsunya atau adik dari Brigadir Yoshua untuk datang ke rumah.

"Apanya yang tidak pantas dan layak bagi orang itu ya anakku. Padahal kau bilang, selalunya dipanggil Ibu, adik ke rumah," tuturnya.

Rosita menyebut kebaikan anaknya yang membuat dia diperhatikan dan disayangi Ferdy Sambo dan istri membuat orang lain cemburu.

"Jadi cemburunya orang itu karena Bapak dan Ibu itu menyayangi kalian. Karena perbuatanmu yang jujur itunya anakku," ungkapnya.

Dia bercerita bahwa Brigadir Yoshua, anaknya menyiapkan pesta ulang tahun yang meriah untuk adiknya.

"Pas ulang tahun adikmu, kau buatnya meriah anakku. Disediakan segala hidangan, padahal nggak bisa aku seperti itu," akunya.

"Tapi histeris sekali aku melihat kau diperlakukan seperti ini anakku. Padahal mamakmu nggak bisa melihatmu, nggak bisa ku tolong kau anakku," lanjutnya.

Dia merasa kepergian putra sulungnya itu terlalu cepat. Saat masih hidup, Rosti kerap mengingatkan Brigadir J untuk memperhatikan adiknya yang juga merantau ke Jakarta.

"Sudah kubilang, lihat lah adikmu, cuma duanya kalian anakku. Siap mamak, siap mamak. Kapan pindah adik itu nak, kubilang. Bentar lagi mamak. Rupanya kaunya yang bentar itu anakku," tutur Rosti sambil terbata-bata karena menangis.

"Kuantarkan lah engkau anakku, ke peristirahatan mu. Anakku, ternyata kembali kau ke tanah. Cepat kali, mendadak sekali anakku," lanjut Rosti.

Diketahui, Brigadir Yoshua alias Brigadir J (sebelumnya ditulis Brigadir Yosua), tewas ditembak rekannya sendiri, Bharada E. Insiden polisi tembak polisi itu terjadi di rumah Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo, Jumat (8/7) lalu.

Pihak keluarga merasa banyak yang janggal atas kematian Brigadir J. Tudingan bahwa Brigadir Yoshua nekat masuk kamar dan melecehkan istri Ferdy Sambo dinilai pihak janggal oleh keluarga. Apalagi sampai saat ini belum ada bukti soal tudingan itu.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga sudah membentuk tim khusus untuk mengusut tuntas kasus ini. Tim khusus ini dipimpin Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono.

Komnas HAM dan Kompolnas turut disertakan dalam tim khusus itu. Kapolri memastikan proses penyelidikan, penyidikan, hingga temuan terkait kasus itu akan disampaikan transparan dan periodik sehingga menjawab keraguan publik.



Simak Video "Babak Baru Tewasnya Brigadir Yoshua, Pihak Keluarga Sebut Ada Tersangka"
[Gambas:Video 20detik]
(astj/dpw)