Penjual Hewan Kurban Penipu 35 Jemaah di Bengkulu Serahkan Diri

Bengkulu

Penjual Hewan Kurban Penipu 35 Jemaah di Bengkulu Serahkan Diri

Hery Supandi - detikSumut
Kamis, 14 Jul 2022 13:55 WIB
Ilustrasi tangan diborgol
Ilustrasi. (Foto: Rifkianto Nugroho)
Bengkulu Selatan -

Seorang penjual hewan kurban bernama Santo (45) yang menipu 35 jemaah Masjid An-Nur di Kabupaten Bengkulu Selatan, menyerahkan diri ke kantor polisi. Akibat ulahnya, 35 jemaah masjid di sana gagal melaksanakan kurban.

Kasat Reskrim Polres Bengkulu Selatan, Polda Bengkulu, Iptu Fajri Ameli Putra Chaniago mengungkapkan, Santo diantar keluarganya untuk menyerahkan diri ke kantor polisi.

"Pelaku telah menyerahkan diri diantar pihak keluarga pelaku," kata Fajri, Kamis (14/7/2022).


Kepada polisi, Santo mengaku kabur dan bersembunyi di kawasan Bentungan, Kota Bengkulu untuk menghindar dari kejaran polisi dan panitia kurban. Dia bersembunyi selama tiga hari di rumah rekannya di sana.

Sebelum menyerahkan diri, pelaku telah menyerahkan empat ekor sapi kepada panitia kurban di masjid itu. Sedangkan satu ekor lagi dijanjikan enam bulan ke depan.

Dia menyebutkan, dari pemeriksaan diketahui uang sebesar 75 juta hasil menipu para jemaah dihabiskan pelaku untuk bermain game online.

"Untuk terduga pelaku sudah kita tetapkan tersangka dan sudah dilakukan penahanan di polres," pungkasnya.

Pelaku dikenakan Pasal penipuan dan atau pengelapan 378,372 KUHP ancaman hukuman 5 tahun.

Sebelumnya, Sebanyak 35 jemaah Masjid An-Nur di Kabupaten Bengkulu Selatan ditipu penjual hewan kurban. Pesanan lima ekor sapi kurban yang seharusnya disembelih pada momen Idul Adha 1443 H kemarin, tak kunjung datang.

Lima ekor sapi tersebut dibeli secara berkelompok dengan harga Rp 75 juta. Namun, hingga usai salat Idul Adha, Minggu (10/7) kemarin, hewan kurban yang dipesan dari Santo (45), tak kunjung datang.



Simak Video "Korban Investasi Bodong Histeris Mengadu ke Polres Tasikmalaya"
[Gambas:Video 20detik]
(dpw/dpw)