Sadis Pria Bunuh Pacar di Siantar: Hidung-Kemaluan Korban Ditusuk Kayu

Sadis Pria Bunuh Pacar di Siantar: Hidung-Kemaluan Korban Ditusuk Kayu

Datuk Haris Molana - detikSumut
Selasa, 12 Jul 2022 15:20 WIB
Ilustrasi Pembunuhan
Ilustrasi pembunuhan. (Foto: Edi Wahyono)
Pematangsiantar -

Pembunuhan sadis terjadi di Pematangsiantar, Sumatera Utara (Sumut). Seorang pria, Liharmansyah Saragih (27) tega membunuh pacarnya sendiri dengan sadis. Selain menggunakan pisau cutter, pelaku juga menusuk hidung dan kemaluan korban dengan ranting kayu.

Kasi Humas Polres Pematangsiantar, AKP Rusdi Ahya mengatakan pembunuhan sadis itu terjadi karena pelaku cemburu kepada pacarnya.

Pada hari Minggu (10/7) lalu, sekitar pukul 03.30 WIB, pelaku melihat pacarnya menerima tamu laki-laki yang tak dikenalnya masuk ke kamar kosnya di Jalan Rondahaim, Kelurahan Tanjung Pinggir, Siantar Martoba. Masuknya lelaki lain itu diketahui pelaku, lantaran kos mereka bersebelahan.


Saat pelaku tengah tidur, dia mendengar suara ngos-ngosan dan desahan antara korban dengan lelaki yang dibawa ke kamarnya itu.

"Maka mendengarkan suara-suara tersebut, pelaku pun tidak bisa tidur dan hanya bisa menangis dan merenung di dalam kamarnya," sebut Rusdi.

Kemudian, pada pukul 11.30 WIB, korban dan lelakinya itu pun keluar dari kamar kos menuju seberang jalan untuk mengambil sepeda motor milik lelaki tersebut. Keduanya pun lalu bersama-sama pergi sarapan pagi.

Pada pukul 12.00 WIB, keduanya kembali ke kos. Setelah mengantar korban, lelaki itu langsung meninggalkan kos-kosan.

Setelah itu, pelaku dan korban bertemu di kos di mana korban lalu mengajak pelaku untuk mandi di Pemandian Pulau Batu, Kecamatan Siantar Sitalasari.

Atas ajakan korban, pelaku setuju kemudian mempersiapkan sebuah tas berisi baju, celana, sabun dan handuk. Dalam tas itu juga ada pisau cutter yang sudah lama berada di dalamnya.

Pada pukul 12.30 WIB, keduanya berangkat ke lokasi tempat pemandian dengan menumpang angkutan umum. Pada pukul 13.00 WIB, keduanya tiba dan dari tempat mereka turun harus berjalan kaki selama 30 menit menuju TKP.

Setelah tiba di TKP, keduanya sempat cekcok mulut. Pelaku mengungkit soal hubungan mereka yang katanya mau dibawa ke jenjang pernikahan.

Korban kemudian menampar dan memaki korban dan meminta pelaku tak mengatur-atur hidupnya. Saat itu pelaku sedang jongkok.

Seketika pelaku berdiri dan langsung menjambak rambut korban. Korban membalas dengan menjambak dan menggigit jari pelaku.

Setelah gigitan korban terlepas, pelaku mencekik korban hingga lemas dan jatuh terlentang. Dia kemudian mengambil pisau cutter dari dalam tas dan menggorok leher pacarnya itu tiga kali.

Selanjutnya pelaku membuka baju korban dan menyumpal mulutnya menggunakan ranting kayu hingga baju dan kayu tersebut masuk ke dalam mulut korban.

Tak sampai di situ. Pelaku kemudian mengambil dua ranting kayu dan menusuk lubang hidung korban. Celana pacarnya itu kemudian dilepas. Pelaku lagi-lagi menusukkan kayu ke kemaluan korban.

Setelah pelaku melihat korban tak bernyawa, dia menutupi jasad pacarnya itu menggunakan dedaunan. Pada pukul 14.00 WIB, pelaku meninggalkan lokasi kejadian menggunakan angkutan umum ke Ramayana Kota Pematangsiantar.

Setelah dari Ramayana, pada Pukul 15.00 WIB pergi menuju Pasar Perluasan. Pada pukul 18.00 WIB, dia kembali ke Ramayana lalu kembali lagi ke Pasar Parluasan dan makan malam.

"Setelah pelaku makan malam, pelaku merenung dan menyesali perbuatannya serta merasa bersalah. Pada pukul 23.00 WIB, pelaku menuju Polsek Siantar Martoba dan menceritakan semua perbuatannya," ujar Rusdi.

Selanjutnya, personel menuju lokasi dan melakukan olah TKP. Korban lalu dibawa ke RS Bhayangkara Medan untuk dilakukan autopsi sementara pelaku diperiksa dan diketahui motifnya karena merasa dikhianati.

"Pelaku merasa dikhianati oleh korban sehingga pelaku dendam dan sakit hati kepada korban," ujar Rusdi.



Simak Video "Pembunuhan Sadis Warga di Papua Diduga Libatkan 6 Prajurit TNI"
[Gambas:Video 20detik]
(dhm/dpw)