LBH Sebut Kapolrestabes Medan Tak Bisa Selesaikan Judi

Goklas Wisely - detikSumut
Senin, 13 Jun 2022 11:27 WIB
Kapolda Sumut Irjen RZ Panca Putra Simanjuntak saat memimpin penggerebekan lokasi judi
Foto: Kapolda Sumut Irjen RZ Panca Putra Simanjuntak saat memimpin penggerebekan lokasi judi (istimewa)
Medan -

Kapolda Sumut Irjen Panca Putra Simanjuntak menggerebek lokasi judi di Komplek Asia Mega Mas dan Pasar MMTC. Lembaga Bantuan Hukum (LBH) mempertanyakan peran Kapolrestabes Medan Kombes Valentino Alfa Tareda dan jajaran.

"Secara tidak langsung penggerebekan tersebut mengisyaratkan Kapolrestabes Medan dan jajaran Kapolsek tidak mampu menyelesaikan judi," ujar pengacara publik LBH Medan, Maswan Tambak ketika dimintai konfirmasi, Senin (13/6/2022).

Maswan pun mendesak Kapolda Sumut mengevaluasi kapolres dan dan kapolsek yang tidak mampu menertibkan lokasi judi di wilayahnya. Secara tersirat pun dia melihat aksi Irjen Panca turun langsung menggerebek lokasi judi sebagai sentilan kepada jajarannya.


Keterlibatan Kapolda Sumut, kata dia, seharusnya menjadi pelajaran bagi pimpinan di tingkat Polsek setempat. Agar jangan sampai perjudian marak dan dibiarkan begitu saja. Bahkan, jangan sampai ada yang terlibat dalam pengamanan perjudian.

"Kita harap Kapolda Sumut juga bisa tegas kepada kapolsek dan kapolres bila tidak tegas atas penyakit masyarakat tersebut," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, Polda Sumut menggerebek lokasi judi di Komplek Asia Mega Mas Medan dan MMTC Deli Serdang. Kapolda Sumut Irjen RZ Panca Putra Simanjuntak yang langsung memimpin penggerebekan.

Penggerebekan itu dilakukan pada Minggu (12/6) dini hari. Wakapolda Sumut Brigjen Dadang Hartanto, Kapolrestabes Medan Kombes Valentino Alfa Tatareda, Direktur Reskrimum Polda Sumut Kombes Tatan Dirsan Atmaja ikut dalam penggerebekan itu.

"Ada puluhan orang yang diamankan dari dua lokasi judi yang digerebek Pak Kapolda Sumut," kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Hadi Wahyudi dalam keterangannya.

Hadir mengatakan dari lokasi itu diamankan sejumlah barang bukti berupa mesin permainan judi. Ada juga ditemukan uang tunai.

"Dari lokasi judi turut disita barang bukti mesin judi tembak ikan, mesin judi piala, master chip, mesin judi sloot dan uang tunai senilai Rp 45 juta," ujar Hadi.



Simak Video "Momen Kericuhan Polisi-Warga saat Eksekusi Kafe di Medan"
[Gambas:Video 20detik]
(astj/astj)