Polda Wanti-wanti Penyelewengan Usai Larangan Ekspor CPO Dicabut

Datuk Haris Molana - detikSumut
Minggu, 22 Mei 2022 13:39 WIB
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Warhyudi (dok.Istimewa)
Medan -

Polda Sumut mewanti-wanti adanya penyelewengan yang dilakukan usai larangan ekspor crude palm oil (CPO) dicabut. Polda Sumut berjanji menindak tegas mafia yang melakukan penyelewengan.

"Para petani sawit tentu sangat berterima kasih dengan kebijakan ini, dan Polda Sumut akan tetap mengawasi hal ini serta menindak tegas apabila ada oknum-oknum atau mafia yang mencoba menyelewengkan distribusi minyak goreng di Sumut," kata Hadi kepada wartawan, Minggu (22/5/2022).

Hadi menyebutkan pengawasan yang dilakukan Polda Sumut bertujuan untuk memastikan distribusi minyak goreng sebagai kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi. Selain itu, pengawasan dilakukan untuk menghindari adanya kelangkaan minyak goreng seperti yang sebelumnya terjadi.


"Kita tidak ingin kejadian seperti dulu (langka) terulang, dan berharap setelah ekspor kembali dibolehkan Bapak Presiden, kebutuhan pasokan minyak goreng di Sumut tetap stabil dan para petani sawit kembali bergairah," sebut Hadi.

Hadi mengatakan proses pengawasan ini dilakukan Direktorat Kriminal Khusus dan Polres di jajaran Polda Sumut. Dia berharap setelah larangan ekspor CPO dicabut kebutuhan minyak goreng untuk masyarakat dapat terpenuhi.

"Oleh karena itu, Kapolda Sumut sudah menginstruksikan kepada Dirkrimsus dan para Kapolres untuk mengawasi secara ketat pendistribusian minyak goreng yang dilakukan perusahaan agar tidak sampai terjadinya penyelewengan. Sehingga pasokan minyak goreng tetap tersedia dan sesuai harga sebagaimana yang ditetapkan pemerintah," tegas Hadi.



Simak Video "Duh! Pemotor Asal Aceh Nyasar Masuk Tol Medan Gegara Google Maps"
[Gambas:Video 20detik]
(dhm/afb)